Pembaca rahimakumullah, berikut adalah ringkasan dari makalah Syaikh Ramadhan Saleh Al Ujrimi tentang sebab-sebab turunnya hujan. Semoga bermanfaat!
أَسْبَابُ نُزُولِ الْأَمْطَارِ
SEBAB-SEBAB TURUNNYA HUJAN
Sesungguhnya di antara bentuk keagungan rahmat Allah Ta'ala
yang paling besar adalah nikmat turunnya hujan.
Sebagaimana firman Allah Ta'ala:
وَهُوَ الَّذِي يُنَزِّلُ الْغَيْثَ مِنْ
بَعْدِ مَا قَنَطُوا وَيَنْشُرُ رَحْمَتَهُ وَهُوَ الْوَلِيُّ الْحَمِيدُ
Dan Dialah yang menurunkan hujan setelah mereka berputus asa
dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah Maha Pelindung lagi Maha Terpuji, (QS.
Asy-Syura: 28).
Dan di antara sebab-sebab yang dapat mendatangkan rahmat
(hujan) ini adalah:
التَّوْبَةُ وَالِاسْتِغْفَارُ
1 - TAUBAT DAN ISTIGHFAR
Maka inilah Nabi Allah Nuh 'alaihissalam menjelaskan kepada
kita buah dan harta karun dari istighfar; sebagaimana firman Allah Ta'ala:
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ
كَانَ غَفَّارًا * يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا
Maka aku berkata (kepada mereka), 'Mohonlah ampunan kepada
Tuhanmu, sungguh, Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang
lebat dari langit kepadamu.'" [QS. Nuh: 10-11].
Nabi Allah Hud 'alaihissalam mengungkapkan kepada kita
rahasia dari rahasia-rahasia istighfar dalam menurunkan hujan dan menambah
kekuatan; beliau berkata saat menyeru kaumnya:
وَيَا قَوْمِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ
تُوبُوا إِلَيْهِ يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا وَيَزِدْكُمْ قُوَّةً
إِلَى قُوَّتِكُمْ
Wahai kaumku! Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu lalu
bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang lebat dari langit
kepadamu, dan Dia akan menambahkan kekuatan di atas kekuatanmu, (QS. Hud: 52).
تَقْوَى اللَّهِ تَعَالَى
2 - BERTAKWA KEPADA ALLAH TA'ALA
Sebagaimana firman Allah Ta'ala:
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا
لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا
فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
Dan sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa,
pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi
mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka disebabkan
perbuatannya, (QS. Al-A'raf: 96)
الدُّعَاءُ وَالْإِلْحَاحُ عَلَى اللَّهِ
تَعَالَى
3 - BERDOA DAN BERSUNGGUH-SUNGGUH/MENDESAK DALAM BERDOA KEPADA ALLAH TA'ALA
Sungguh, Allah ta'ala berfirman:
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ
لَكُمْ
Dan Tuhanmu berfirman, 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan
Aku perkenankan bagimu, (QS. Ghafir: 60).
الْخُرُوجُ إِلَى الْخَلَاءِ لِصَلَاةِ الِاسْتِسْقَاءِ
4 - KELUAR KE LAPANGAN UNTUK SHALAT ISTISQA
Dalam Shahihain (Bukhari dan Muslim) dari 'Abdullah bin Zaid
Al-Mazini radhiyallahu 'anhu, beliau berkata:
خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ يَوْمًا يَسْتَسْقِي، فَجَعَلَ إِلَى النَّاسِ ظَهْرَهُ يَدْعُو اللَّهَ،
وَاسْتَقْبَلَ الْقِبْلَةَ، وَحَوَّلَ رِدَاءَهُ، ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ
Rasulullah ﷺ
pernah keluar pada suatu hari untuk memohon hujan (istisqa'). Beliau
membelakangi orang-orang sambil berdoa kepada Allah, menghadap kiblat,
membalikkan selendangnya, kemudian shalat dua rakaat.
الرَّحْمَةُ بِالْعِبَادِ وَالشَّفَقَةُ
عَلَيْهِمْ
5 - MEMILIKI RASA KASIH SAYANG DAN BELAS KASIH KEPADA PARA HAMBA
Dan dengarkanlah kabar-kabar (hadits) berikut ini:
الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ،
ارْحَمُوا مَنْ فِي الْأَرْضِ، يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ
Orang-orang yang penyayang akan disayangi oleh Ar-Rahman
(Allah Yang Maha Penyayang). Sayangilah siapa saja yang ada di bumi, niscaya
yang ada di langit akan menyayangi kalian.
Imam Al-Thibi berkata:
أَتَى بِصِيغَةِ الْعُمُومِ لِيَشْمَلَ جَمِيعَ
أَصْنَافِ الْخَلْقِ؛ فَيَرْحَمُ الْبَرَّ وَالْفَاجِرَ، وَالنَّاطِقَ وَالْبُهْمَ،
وَالْوُحُوشَ وَالطَّيْرَ
Hadits ini menggunakan bentuk umum agar mencakup seluruh
jenis makhluk; sehingga hendaknya menyayangi orang yang baik maupun yang pelaku
dosa, manusia yang berbicara maupun hewan melata, binatang buas, serta
burung-burung.
بَلْ إِنَّ الرَّحْمَةَ حَتَّى بِالْحَيَوَانِ
سَبَبٌ مِنْ أَسْبَابِ رَحْمَةِ اللَّهِ تَعَالَى
Bahkan sesungguhnya menyayangi hewan sekalipun merupakan
salah satu sebab terpanggilnya rahmat Allah Ta'ala.
وَتَأَمَّلْ هَذِهِ الْمَرْأَةَ الْبَغِيَّ
وَالَّتِي لَمْ تَعْمَلْ خَيْرًا قَطُّ، وَكَيْفَ رَحِمَهَا اللَّهُ تَعَالَى؟
Perhatikanlah wanita pezina ini yang tidak pernah berbuat
kebaikan sedikit pun, bagaimana Allah Ta'ala merahmatinya (karena memberi minum
seekor anjing)?
وَهَذَا الرَّجُلُ الَّذِي كَانَ يَمْشِي
فِي فَلَاةٍ، فَوَجَدَ كَلْبًا يَلْهَثُ مِنَ الْعَطَشِ؛ فَغَفَرَ اللَّهُ تَعَالَى
لَهُ وَرَحِمَهُ
Dan laki-laki ini yang berjalan di padang pasir yang tandus,
lalu ia menemukan seekor anjing yang menjulurkan lidahnya karena kehausan; maka
Allah Ta'ala mengampuninya dan merahmatinya.
وَأَمَّا الْقَسْوَةُ بِالْعِبَادِ وَعَدَمُ
الرَّحْمَةِ بِهِمْ، فَسَبَبٌ لِكُلِّ شَرٍّ وَبَلَاءٍ، وَغِيَابٌ لِلرَّحْمَةِ مِنَ
السَّمَاءِ
Adapun bersikap keras/kejam kepada para hamba dan tidak
menyayangi mereka, maka itu merupakan sebab dari setiap keburukan dan musibah,
serta sebab terhalangnya rahmat dari langit.
Dalam hadits shahih disebutkan:
مَنْ لَا يَرْحَمِ النَّاسَ، لَا يَرْحَمْهُ
اللَّهُ
Barangsiapa yang tidak menyayangi manusia, maka Allah tidak
akan menyayanginya.
نَسْأَلُ اللَّهَ الْعَظِيمَ أَنْ يَرْحَمَنَا
بِرَحْمَتِهِ الْوَاسِعَةِ، وَأَنْ يُغِيثَ الْعِبَادَ وَالْبِلَادَ
Kita memohon kepada Allah Yang Maha Agung agar merahmati
kita dengan rahmat-Nya yang luas, serta menurunkan hujan (bantuan/keberkahan)
untuk para hamba dan negeri-negeri ini.
Post a Comment for "SEBAB-SEBAB TURUNNYA HUJAN"