MATAN HADIS
Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Darda Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:دَعْوَةُ الْمَرْءِ مُسْتَجَابَةٌ لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ يُؤَمِّنُ عَلَى دُعَائِهِ كُلَّمَا دَعَا لَهُ بِخَيْرٍ قَالَ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلِهِ
Doa seseorang untuk kebaikan saudaranya akan diijabahi jika dipanjatkan tanpa sepengetahuan saudaranya tadi. Maka di atas kepala orang tadi ada malaikat yang mengaminkan doanya setiap kali dia mendoakan kebaikan untuknya dengan ucapan, “Aamiin. Dan doa yang serupa untukmu,” (Sunan Ibnu Majah: 2895).PENJELASAN
Berikut adalah penjelasan kata atau istilah dari hadis mendoakan saudara tanpaa sepengetahuannya: Sabda Nabi (مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يَدْعُو لِأَخِيهِ) atau yang artinya, "Tidaklah seorang hamba muslim mendoakan saudaranya," maksudnya adalah:أُخُوَّةُ الْإِسْلَامِ، لَا أُخُوَّةُ النَّسَبِ
Persaudaraan Islam, bukan persaudaraan nasab (pertalian darah).
Sabda Nabi (بِظَهْرِ الْغَيْبِ) atau yang artinya, "Tanpa sepengetahuan (orang yang didoakan)," maksudnya adalah:أَيْ: فِي غَيْبَةِ الْأَخِ الْمَدْعُوِّ لَهُ، وَفِي السِّرِّ، وَدُونَ أَنْ يَعْلَمَ بِهِ صَاحِبُهُ، وَخَصَّ هَذَا النَّوْعَ مِنَ الدُّعَاءِ بِالذِّكْرِ؛ لِأَنَّهُ أَبْلَغُ فِي الْإِخْلَاصِ وَأَدَلُّ عَلَى عُمْقِ الْمَحَبَّةِ؛ لِبُعْدِهِ عَنِ الرِّيَاءِ وَالْأَغْرَاضِ الْمُفْسِدَةِ، فَإِذَا دَعَا الْمُسْلِمُ لِأَخِيهِ
Yaitu: saat ketidakhadiran saudara yang didoakan tersebut, dilakukan secara rahasia, dan tanpa diketahui oleh orangnya; dikhususkan penyebutan jenis doa ini karena lebih merasuk dalam keikhlasan dan lebih menunjukkan kedalaman kasih sayang; karena jauh dari riya dan tujuan-tujuan yang merusak, maka apabila seorang muslim mendoakan saudaranya.
Perkataan Malaikat (وَلَكَ) atau yang artinya, "Dan bagimu," maksudnya adalah:
أَيُّهَا الدَّاعِي، بِمِثْلِ مَا دَعَوْتَ بِهِ لِأَخِيكَ
Wahai orang yang mendoakan, mendapatkan semisal apa yang kamu doakan untuk saudaramu.PELAJARAN
Pelajaran yang bisa diambil dari hadis mendoakan saudara tanpa sepengetahuannya di antaranya:دَعَا الْإِسْلَامُ إِلَى ائْتِلَافِ الْقُلُوبِ، وَهَذِهِ نِعْمَةٌ مَنَّ اللهُ بِهَا عَلَى الْمُسْلِمِينَ، وَمِنْ أَسْبَابِ إِظْهَارِ الْمَوَدَّةِ وَالِائْتِلَافِ وَالْمَحَبَّةِ دُعَاءُ الْمُسْلِمِ لِأَخِيهِ الْمُسْلِمِ فِي كُلِّ الْأَوْقَاتِ.
Islam menyeru kepada persatuan hati, dan ini merupakan nikmat yang Allah anugerahkan kepada kaum muslimin. Di antara sebab untuk menampakkan rasa kasih sayang, kerukunan, dan cinta adalah doa seorang muslim untuk saudaranya sesama muslim di setiap waktu.
الْحَثُّ عَلَى إِحْسَانِ الْمُؤْمِنِينَ بَعْضِهِمْ إِلَى بَعْضٍ
Anjuran bagi orang-orang mukmin untuk berbuat baik antara satu sama lain.
بَيَانُ فَضْلِ دُعَاءِ الْمُسْلِمِ لِأَخِيهِ الْمُسْلِمِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ، وَلَوْ لِجَمَاعَةٍ مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Penjelasan mengenai keutamaan doa seorang muslim untuk saudaranya sesama muslim tanpa sepengetahuannya (secara rahasia), meskipun doa tersebut ditujukan untuk sekelompok kaum muslimin. Wallahua’lam
Demikianlah penjelasan dan pelajaran dari hadis mendoakan saudara tanpa sepengetahuannya. Semoga bermanfaat!
Sukoharjo
Irfan Nugroho (Pengelola situs Mukminun.com)
Post a Comment for "Penjelasan Hadis Mendoakan Saudara Tanpa Sepengetahuannya"