MATAN HADIS
Pembaca rahimakumullah, Imam Muslim meriwayatkan dari Zaid bin Arqam Radhiyallahu Anhu yang melihat sekelompok orang melakukan salat duha. Kemudian beliau berkata:أَمَا لَقَدْ عَلِمُوا أَنَّ الصَّلَاةَ فِي غَيْرِ هَذِهِ السَّاعَةِ أَفْضَلُ، إِنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ قَالَ: صَلَاةُ الأَوَّابِينَ حِينَ تَرْمَضُ الفِصَالُ
Sungguh, mereka tahu bahwa salat pada waktu selain itu lebih utama; karena Rasulullah ﷺ bersabda, “Salat Al-Awwabin adalah ketika anak-anak unta mulai gelisah akibat pasir yang mulai panas,” (Sahih Muslim: 748. Musnad Ahmad: 19319).PENJELASAN
Perkataan Zaid bin Arqam (أَمَا لَقَدْ عَلِمُوا أَنَّ الصَّلَاةَ فِي غَيْرِ هَذِهِ السَّاعَةِ أَفْضَلُ) maksudnya:إنَّ صَلاتَهُم لِلضُّحى في هذا التَّوقيتِ لَيسَتْ فاضِلةً
Sungguh salat duha mereka di waktu ini (beberapa saat setelah matahari terbit) tidak termasuk yang paling utama.
Sabda Nabi ﷺ (الأَوَّابِينَ حِينَ تَرْمَضُ الفِصَالُ) maksudnya:
في آخِرِ الوقتِ، فالصَّلاةُ في هذا الوَقتِ أفضلُ
Di akhir waktu (duha), karena salat di waktu ini (akhir waktu duha) adalah yang paling afdal.
Tertulis di dalam Mausuatul Haditsiyah Dorar Saniyah tentang (حينَ تَرمَضُ الفِصالُ) atau yang artinya, “ketika anak-anak unta mulai gelisah akibat pasir mulai panas,” bahwa kulit kaki anak unta itu tipis, sehingga anak unta akan berpisah dari induknya ketika panas mulai memuncak, yaitu di akhir waktu duha.
Sabda Nabi ﷺ (الأَوَّابِينَ) maksudnya:
الطَّائِعِين، وَقِيلَ: الرَّاجِعِينَ إِلَى الطَّاعَةِ
Orang yang senantiasa taat, atau orang yang kembali kepada ketaatan, (Tabsirus Sairin).PELAJARAN
Pelajaran yang bisa diambil dari hadis ini di antaranya:صَلَاةُ الضُّحَى تَرْفَعُكَ إِلَى دَرَجَةِ الأَوَّابِينَ
1 – Salat Duna mengangkat Anda ke derajat Al-Awwabin
أَفْضَلُ وَقْتٍ لِصَلَاةِ الضُّحَى هُوَ عِنْدَ اشْتِدَادِ الحَرِّ
2 – Waktu salat duha yang paling afdal atau utama adalah ketika panas matahari mulai terasa terik
فَضيلةُ صَلاةِ الضُّحى في آخِرِ الوَقتِ
3 – Keutamaan salat duha di akhir waktuإِشَارَةٌ إِلَى اغْتِنَامِ الْعِبَادَةِ وَالِانْشِغَالِ بِالطَّاعَةِ فِي أَوْقَاتِ الدَّعَةِ وَالسُّكُونِ وَالِاسْتِرَاحَةِ.
4 – Isyarat untuk memanfaatkan waktu beribadah dan menyibukkan diri dalam ketaatan pada saat-saat tenang, santai, dan istirahat
يَنْبَغِي لِلْمُسْلِمِينَ أَنْ يَتَنَاصَحُوا فِيمَا بَيْنَهُمْ حَتَّى تَنْتَشِرَ السُّنَّةُ.
5 – Seharusnya kaum Muslimin saling menasihati di antara mereka agar sunnah semakin tersebar. Wallahua’lamDemikian penjelasan satu hadis dari kitab Tariqus Salihin ila Rabbil ‘Alamin bahwa salat duha mengangkat Anda ke derajat Al-Awwabin. Baarakallahu fiikum
Karangasem, 29 Oktober 2025
Irfan Nugroho (Pengelola situs Mukminun.com dan channel YouTube: Mukminun TV)
Post a Comment for "Salat Duha Mengangkat Anda ke Derajat Al-Awwabin"