zmedia

Kemuliaan Seorang Mukmin adalah Qiyamul Lail

Berikut adalah hadis tentang kemuliaan seorang mukmin adalah qiyamul lail. Pembahasan di dalamnya diambil dari kitab Tabsirus Sairin Syarh Tariqus Salihin karya Syaikh Khalid Al-Juhani. Pembahasan ini menyoroti sebuah hadis yang menjelaskan inti dari kemuliaan dan kekuatan seorang mukmin, yaitu melalui amal ibadah yang mendalam dan ketidakbergantungan pada makhluk.

MATAN HADIS

At-Thabarani meriwayatkan dalam Al-Awsath dan dihasankan oleh Al-Albani dari Sahl bin Sa'd radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Jibril datang kepada Nabi ﷺ lalu berkata:

يَا مُحَمَّدُ عِشْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَيِّتٌ، وَاعْمَلْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مُجْزِيٌ بِهِ، وَأَحْبِبْ مَنْ شِئْتَ فَإِنَّكَ مُفَارِقُهُ، وَاعْلَمْ أَنَّ شَرَفَ الْمُؤْمِنِ قِيَامُ اللَّيْلِ، وَعِزَّهُ اسْتِغْنَاؤُهُ عَنِ النَّاسِ

Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu karena sesungguhnya engkau akan mati. Beramallah sesukamu karena sesungguhnya engkau akan dibalas dengannya. Cintailah siapa saja yang engkau cintai karena sesungguhnya engkau akan berpisah dengannya. Dan ketahuilah, sesungguhnya kemuliaan seorang mukmin adalah qiyamul lail, dan kekuatannya adalah tidak bergantung pada manusia, (Mu’jam Al-Ausath: 5278).

PENJELASAN

Berikut adalah penjelasan makna dari beberapa kata dalam hadis ini:

Sabda Nabi (فَإِنَّكَ مَيِّتٌ) maksudnya:

أَيْ أَيْلٌ إِلَى الْمَوْتِ عَنْ قُرْبٍ.

Yaitu akan menuju kematian dalam waktu dekat.

Sabda Nabi (وَاعْمَلْ مَا شِئْتَ) maksudnya:

مِنْ خَيْرٍ، أَوْ شَرٍّ.

Berupa kebaikan, atau keburukan.

Sabda Nabi (فَإِنَّكَ مُجْزِيٌ بِهِ) maksudnya:

أَيْ مَقْضِيٌّ عَلَيْكَ بِمَا يَقْتَضِيهِ عَمَلُكَ.

Yaitu kamu akan dibalas sesuai dengan apa yang dituntut oleh amalmu.

Sabda Nabi (فَإِنَّكَ مُفَارِقُهُ) maksudnya:

أَيْ يَمُوتُ، أَوْ غَيْرِهِ، وَمَا مِنْ أَحَدٍ فِي الدُّنْيَا إِلَّا وَهُوَ ضَيْفٌ، وَمَا بِيَدِهِ عَارِيَةٌ، وَالضَّيْفُ مُرْتَحِلٌ، وَالْعَارِيَةُ مُؤَدَّاةٌ.

Yaitu ia (orang yang dicintai) akan mati atau selainnya. Dan tidak ada seorang pun di dunia ini melainkan ia adalah tamu, dan apa yang ada di tangannya adalah pinjaman, dan tamu pasti akan pergi, dan pinjaman pasti akan dikembalikan.

Sabda Nabi (شَرَفُ الْمُؤْمِنِ) maksudnya:

أَيْ عُلَاهُ، وَرِفْعَتُهُ.

Yaitu ketinggian dan keluhuran derajatnya.

Sabda Nabi (وَعِزَّهُ) maksudnya:

أَيْ قُوَّتُهُ، وَغَلَبَتُهُ عَلَى غَيْرِهِ.

Yaitu kekuatannya, dan kemenangannya atas selainnya.

Sabda Nabi (اسْتِغْنَاؤُهُ) maksudnya:

أَيْ اكْتِفَاؤُهُ بِمَا قُسِمَ لَهُ.

Yaitu merasa cukup dengan apa yang telah diberikan kepadanya.

Sabda Nabi (عَنِ النَّاسِ) maksudnya:

أَيْ عَمَّا فِي أَيْدِيهِمْ، أَوْ عَنْ سُؤَالِهِمْ مِمَّا فِي أَيْدِيهِمْ.

Yaitu dari apa yang ada di tangan mereka, atau dari meminta kepada mereka apa yang ada di tangan mereka.

PELAJARAN

Pelajaran yang bisa diambil dari hadis ini di antaranya:

شَرَفُ الْمُؤْمِنِ قِيَامُ اللَّيْلِ

1 – Kemuliaan seorang mukmin adalah Qiyamul Lail

الْحَثُّ عَلَى قِصَرِ الْأَمْرِ، وَالِاسْتِعْدَادِ لِلْمَوْتِ.

2 – Anjuran untuk menganggap umur kita itu pendek, jadi berfokuslah pada persiapan untuk menghadapi kematian.

الْحَثُّ عَلَى الِانْشِغَالِ بِالطَّاعَةِ، وَالتَّحْذِيرِ مِنَ الْمَعْصِيَةِ؛ فَكُلُّ إِنْسَانٍ سَيُقْضَى عَلَيْهِ بِمَا يَعْمَلُهُ.

3 – Anjuran untuk menyibukkan diri dengan ketaatan dan peringatan dari perbuatan maksiat; karena setiap orang akan dibalas sesuai dengan apa yang ia amalkan.

فَضِيلَةُ قِيَامِ اللَّيْلِ؛ فَإِنَّهُ سَبَبٌ لِرِفْعَةِ الْمُؤْمِنِ.

4 – Keutamaan qiyamul lail; karena ia adalah sebab keluhuran derajat seorang mukmin.

الِاسْتِغْنَاءُ عَنِ النَّاسِ سَبَبٌ لِعِزَّةِ الْمُؤْمِنِ.

5 – Tidak bergantung kepada manusia adalah sebab bagi kekuatan seorang mukmin.

Demikianlah penjelasan hadis bahwa kemuliaan seorang mukmin adalah qiyamul lail. Hadis ini menjadi pengingat yang kuat bagi kita tentang hakikat kehidupan di dunia yang fana. Kita hidup di dunia sebagai tamu, dan segala sesuatu yang kita cintai atau miliki hanyalah pinjaman. Oleh karena itu, kemuliaan dan kekuatan sejati terletak pada amalan yang bermanfaat dan ketidakbergantungan kita pada makhluk, melainkan hanya kepada Allah ta’ala. Semoga kita dapat mengambil pelajaran berharga dari hadis ini. Wallahua’lam

Karangasem, 23 September 2025

Irfan Nugroho (Pengelola situs Mukminun.com dan Channel YouTube: Mukminun TV)

Post a Comment for "Kemuliaan Seorang Mukmin adalah Qiyamul Lail"