Pembaca rahimakumullah, berikut adalah catatan atas ceramah Syaikh Wahid Abdussalam Bali tentang Sahih Muslim nomor 2145-2154b pada 22 September 2025. Semoga bermanfaat!
Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam. Salawat dan salam semoga terlimpah kepada hamba dan rasul-Nya, Nabi Muhammad, juga kepada keluarga dan seluruh sahabatnya. Selamat datang, wahai para kekasih yang mulia, dalam pertemuan baru ini dari majelis-majelis Sahih Imam Muslim, semoga Allah merahmatinya, baik dari sisi riwayat maupun pemahaman.
Kalian sekarang berada dalam majelis ilmu, zikir, dan ibadah. Para malaikat melingkupi kalian, rahmat menyelimuti kalian, ketenangan turun kepada kalian, dan Allah menyebut-nyebut kalian di hadapan makhluk-Nya. Jangan lupa bersalawat dan salam kepada Rasulullah ﷺ saat namanya disebut. Tanamkan niat untuk mengamalkan apa yang kalian dengar dari firman Allah dan sabda Rasul-Nya ﷺ. Mari kita mulai dengan memohon pertolongan Allah, berserah diri kepada-Nya.
Pembukaan
Segala puji bagi Allah, salawat dan salam tercurah kepada Rasulullah ﷺ. Amma ba'du. Semoga Allah memberikan kebaikan kepada guru kami yang diberkahi. Kami berdoa agar Allah memberikan taufik dan keteguhan kepada Anda. Wahai para hadirin yang mulia, selamat datang dalam majelis ke-101 dari majelis-majelis pembacaan kitab Sahih Imam Muslim, semoga Allah merahmatinya, dengan sanad yang bersambung dari guru kami, semoga Allah menjaganya, Imam Muslim. Kami memohon kepada Allah agar memberikan taufik, keteguhan, keikhlasan, dan penerimaan kepada guru kami, sesungguhnya Dia Maha Pelindung atas hal itu dan Mahakuasa atasnya. Silakan kepada Syaikh Nasy’at Ahmad, semoga Allah menjaganya, untuk membacakan.
Hadis Muslim 2145
Semoga Allah memberikan kebaikan kepada Anda. Segala puji bagi Allah, salawat dan salam kepada Rasulullah, keluarga, sahabat, dan siapa pun yang mengikutinya. Amma ba'du.
Dengan sanad para guru kami, semoga Allah menjaganya, kepada Imam Muslim, dia berkata:
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَرَّادٍ الأَشْعَرِيُّ، وَأَبُو كُرَيْبٍ قَالُوا حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، عَنْ بُرَيْدٍ، عَنْ أَبِي بُرْدَةَ، عَنْ أَبِي مُوسَى، قَالَ وُلِدَ لِي غُلاَمٌ فَأَتَيْتُ بِهِ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَسَمَّاهُ إِبْرَاهِيمَ وَحَنَّكَهُ بِتَمْرَةٍ .
Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah, Abdullah bin Barrad Al-Asy'ari, dan Abu Kuraib, mereka berkata: Telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Buraid dari Abu Burdah dari Abu Musa, semoga Allah meridainya, dia berkata: "Telah lahir bagiku seorang anak laki-laki, lalu aku membawanya kepada Nabi ﷺ, maka beliau menamainya Ibrahim dan mentahniknya dengan kurma," (Sahih Muslim: 2145).
Penjelasan:
Dalam hadis ini, dijelaskan bahwa para sahabat membawa anak-anak mereka kepada Nabi ﷺ agar beliau mentahnik dan menamai mereka. Oleh karena itu, dianjurkan bagi seseorang untuk mentahnik bayinya. Tahnik dilakukan dengan mengunyah kurma, lalu mengambil kurma yang sudah dikunyah itu dengan jari, kemudian mengusapkannya ke langit-langit mulut bayi dari atas dan bawah, seraya mendoakannya dengan keberkahan. Ya.
Hadis Muslim 2146a
Semoga Allah memberikan kebaikan kepada Anda. Dia berkata:
حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى أَبُو صَالِحٍ، حَدَّثَنَا شُعَيْبٌ، - يَعْنِي ابْنَ إِسْحَاقَ - أَخْبَرَنِي هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ، حَدَّثَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ، وَفَاطِمَةُ بِنْتُ الْمُنْذِرِ بْنِ الزُّبَيْرِ، أَنَّهُمَا قَالاَ خَرَجَتْ أَسْمَاءُ بِنْتُ أَبِي بَكْرٍ حِينَ هَاجَرَتْ وَهِيَ حُبْلَى بِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ فَقَدِمَتْ قُبَاءً فَنُفِسَتْ بِعَبْدِ اللَّهِ بِقُبَاءٍ ثُمَّ خَرَجَتْ حِينَ نُفِسَتْ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لِيُحَنِّكَهُ فَأَخَذَهُ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مِنْهَا فَوَضَعَهُ فِي حَجْرِهِ ثُمَّ دَعَا بِتَمْرَةٍ قَالَ قَالَتْ عَائِشَةُ فَمَكَثْنَا سَاعَةً نَلْتَمِسُهَا قَبْلَ أَنْ نَجِدَهَا فَمَضَغَهَا ثُمَّ بَصَقَهَا فِي فِيهِ فَإِنَّ أَوَّلَ شَىْءٍ دَخَلَ بَطْنَهُ لَرِيقُ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ثُمَّ قَالَتْ أَسْمَاءُ ثُمَّ مَسَحَهُ وَصَلَّى عَلَيْهِ وَسَمَّاهُ عَبْدَ اللَّهِ ثُمَّ جَاءَ وَهُوَ ابْنُ سَبْعِ سِنِينَ أَوْ ثَمَانٍ لِيُبَايِعَ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَأَمَرَهُ بِذَلِكَ الزُّبَيْرُ فَتَبَسَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم حِينَ رَآهُ مُقْبِلاً إِلَيْهِ ثُمَّ بَايَعَهُ
Telah menceritakan kepada kami Al-Hakam bin Musa Abu Shalih, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Syu'aib, yaitu Ibn Ishaq, dia berkata: Telah mengabarkan kepadaku Hisyam bin Urwah, dia berkata: Telah menceritakan kepadaku Urwah bin Az-Zubair dan Fatimah binti Al-Mundzir bin Az-Zubair bahwa keduanya berkata: "Asma' binti Abi Bakar keluar saat dia hijrah dan sedang hamil tua dengan Abdullah bin Az-Zubair. Dia tiba di Quba, lalu melahirkan Abdullah di Quba. Kemudian, setelah melahirkan, dia keluar menuju Rasulullah ﷺ untuk beliau tahnik. Lalu Rasulullah ﷺ mengambilnya darinya dan meletakkannya di pangkuan beliau. Kemudian beliau meminta kurma." Aisyah berkata: "Kami menunggu sebentar untuk mencarinya sebelum kami menemukannya." Maka beliau mengunyahnya, kemudian meludahkannya ke dalam mulut bayi itu. Hal pertama yang masuk ke perut bayi itu adalah air liur Rasulullah ﷺ. Kemudian Asma' berkata: "Kemudian beliau mengusapnya, mendoakannya, dan menamainya Abdullah." Kemudian dia datang ketika berumur tujuh atau delapan tahun untuk berbaiat kepada Rasulullah ﷺ. Az-Zubair memerintahkannya untuk melakukan itu. Rasulullah ﷺ tersenyum ketika melihatnya datang, lalu membaiatnya, (Sahih Muslim: 2146a).
Penjelasan:
Maksudnya, Nabi ﷺ teringat bahwa Abdullah bin Az-Zubair ini adalah orang yang dibawa kepada beliau tujuh tahun lalu untuk ditahnik. Sekarang dia sudah besar, berumur tujuh tahun, dan datang untuk berbaiat kepada Nabi ﷺ. Maka Nabi ﷺ tersenyum karena takjub. Ya.
Hadis Muslim 2146b
Semoga Allah memberikan kebaikan kepada Anda. Dan dengan sanadnya dia berkata:
حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ، مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلاَءِ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، عَنْ هِشَامٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَسْمَاءَ، أَنَّهَا حَمَلَتْ بِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ بِمَكَّةَ قَالَتْ فَخَرَجْتُ وَأَنَا مُتِمٌّ، فَأَتَيْتُ الْمَدِينَةَ فَنَزَلْتُ بِقُبَاءٍ فَوَلَدْتُهُ بِقُبَاءٍ ثُمَّ أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَوَضَعَهُ فِي حَجْرِهِ ثُمَّ دَعَا بِتَمْرَةٍ فَمَضَغَهَا ثُمَّ تَفَلَ فِي فِيهِ فَكَانَ أَوَّلَ شَىْءٍ دَخَلَ جَوْفَهُ رِيقُ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ثُمَّ حَنَّكَهُ بِالتَّمْرَةِ ثُمَّ دَعَا لَهُ وَبَرَّكَ عَلَيْهِ وَكَانَ أَوَّلَ مَوْلُودٍ وُلِدَ فِي الإِسْلاَمِ
Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib Muhammad bin Al-Ala' dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Hisyam dari ayahnya dari Asma', semoga Allah meridainya, bahwa dia hamil Abdullah bin Az-Zubair di Mekah. Dia berkata: "Maka aku keluar dalam keadaan hamil tua. Aku tiba di Madinah dan singgah di Quba. Aku melahirkannya di Quba. Kemudian aku mendatangi Rasulullah ﷺ, lalu beliau meletakkannya di pangkuannya. Kemudian beliau meminta kurma, lalu mengunyahnya, kemudian meludahkannya ke dalam mulutnya. Maka hal pertama yang masuk ke rongga perutnya adalah air liur Rasulullah ﷺ. Kemudian beliau mentahniknya dengan kurma, kemudian mendoakannya dan memberkahinya. Dia adalah bayi pertama yang lahir dalam Islam," (Sahih Muslim: 2146b).
Penjelasan:
Dia adalah bayi pertama dari kaum Muhajirin yang lahir dalam Islam, yaitu Abdullah bin Az-Zubair, semoga Allah meridainya. Dan hal pertama yang masuk ke rongga perutnya adalah air liur Nabi ﷺ.
Hadis Muslim 2146c
Semoga Allah memberikan kebaikan kepada Anda. Dia berkata:
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ مُسْهِرٍ، عَنْ هِشَامِ، بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ، أَنَّهَا هَاجَرَتْ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَهِيَ حُبْلَى بِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ . فَذَكَرَ نَحْوَ حَدِيثِ أَبِي أُسَامَةَ .
Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Khalid bin Makhlad dari Ali bin Mushir dari Hisyam bin Urwah dari ayahnya dari Asma' binti Abi Bakar bahwa: Dia hijrah kepada Rasulullah ﷺ dalam keadaan hamil tua Abdullah bin Az-Zubair. Lalu dia menyebutkan hadis yang mirip dengan hadis Abu Usamah.
Hadis Muslim 2147
Dan dengan sanadnya dia berkata:
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ، حَدَّثَنَا هِشَامٌ، - يَعْنِي ابْنَ عُرْوَةَ - عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم كَانَ يُؤْتَى بِالصِّبْيَانِ فَيُبَرِّكُ عَلَيْهِمْ وَيُحَنِّكُهُمْ
Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Numair, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Hisyam, yaitu Ibn Urwah, dari ayahnya dari Aisyah bahwa Rasulullah ﷺ didatangkan kepadanya anak-anak kecil, lalu beliau mendoakan keberkahan atas mereka dan mentahnik mereka, (Sahih Muslim: 2147).
Hadis Muslim 2148
Dan dengan sanadnya dia berkata:
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا أَبُو خَالِدٍ الأَحْمَرُ، عَنْ هِشَامٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ جِئْنَا بِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم يُحَنِّكُهُ فَطَلَبْنَا تَمْرَةً فَعَزَّ عَلَيْنَا طَلَبُهَا .
Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Abu Khalid Al-Ahmar dari Hisyam dari ayahnya dari Aisyah, semoga Allah meridainya, dia berkata: "Kami datang membawa Abdullah bin Az-Zubair kepada Nabi ﷺ untuk beliau tahnik. Lalu kami mencari kurma, dan kami sulit menemukannya," (Sahih Muslim: 2148).
Hadis Muslim 2149
Dan dengan sanadnya dia berkata:
حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ سَهْلٍ التَّمِيمِيُّ، وَأَبُو بَكْرِ بْنُ إِسْحَاقَ قَالاَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي مَرْيَمَ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ، - وَهُوَ ابْنُ مُطَرِّفٍ أَبُو غَسَّانَ - حَدَّثَنِي أَبُو حَازِمٍ، عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ، قَالَ أُتِيَ بِالْمُنْذِرِ بْنِ أَبِي أُسَيْدٍ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم حِينَ وُلِدَ فَوَضَعَهُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عَلَى فَخِذِهِ وَأَبُو أُسَيْدٍ جَالِسٌ فَلَهِيَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم بِشَىْءٍ بَيْنَ يَدَيْهِ فَأَمَرَ أَبُو أُسَيْدٍ بِابْنِهِ فَاحْتُمِلَ مِنْ عَلَى فَخِذِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَأَقْلَبُوهُ فَاسْتَفَاقَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ " أَيْنَ الصَّبِيُّ " . فَقَالَ أَبُو أُسَيْدٍ أَقْلَبْنَاهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ . فَقَالَ " مَا اسْمُهُ " . قَالَ فُلاَنٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ . قَالَ " لاَ وَلَكِنِ اسْمُهُ الْمُنْذِرُ " . فَسَمَّاهُ يَوْمَئِذٍ الْمُنْذِرَ
Telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Sahl At-Tamimi dan Abu Bakar bin Ishaq, mereka berkata: Telah menceritakan kepada kami Ibn Abi Maryam, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Muhammad, yaitu Ibn Mutharrif Abu Ghassan, dia berkata: Telah menceritakan kepadaku Abu Hazim dari Sahl bin Sa'd, semoga Allah meridainya, dia berkata: "Al-Mundzir bin Abi Usaid didatangkan kepada Rasulullah ﷺ saat baru lahir. Lalu Nabi ﷺ meletakkannya di atas paha beliau, sedangkan Abu Usaid duduk. Lalu Nabi ﷺ teralihkan dengan sesuatu di hadapannya. Maka Abu Usaid memerintahkan anaknya untuk diambil dari paha Rasulullah ﷺ. Mereka membalikkannya. Ketika Rasulullah ﷺ sadar, beliau bertanya: 'Di mana anak itu?' Abu Usaid menjawab: 'Kami membalikkannya, ya Rasulullah.' Beliau bertanya: 'Siapa namanya?' Dia menjawab: 'Si Fulan, ya Rasulullah.' Beliau berkata: 'Tidak, tetapi namanya Al-Mundzir.' Maka beliau menamainya Al-Mundzir pada hari itu," (Sahih Muslim: 2149).
Hadis Muslim 2150
Dan dengan sanadnya dia berkata:
حَدَّثَنَا أَبُو الرَّبِيعِ، سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الْعَتَكِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ، حَدَّثَنَا أَبُو التَّيَّاحِ، حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ، ح
وَحَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ، - وَاللَّفْظُ لَهُ - حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ، عَنْ أَبِي التَّيَّاحِ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَحْسَنَ النَّاسِ خُلُقًا وَكَانَ لِي أَخٌ يُقَالُ لَهُ أَبُو عُمَيْرٍ - قَالَ أَحْسِبُهُ قَالَ - كَانَ فَطِيمًا - قَالَ - فَكَانَ إِذَا جَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَرَآهُ قَالَ
" أَبَا عُمَيْرٍ مَا فَعَلَ النُّغَيْرُ " . قَالَ فَكَانَ يَلْعَبُ بِهِ .
Telah menceritakan kepada kami Abu Ar-Rabi' Sulaiman bin Dawud Al-Ataki, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Abdul Warits, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Abu At-Tiyah, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Anas bin Malik, semoga Allah meridainya. Dan telah menceritakan kepada kami Syaiban bin Farrukh, dan lafazhnya darinya, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Abdul Warits dari Abu At-Tiyah dari Anas bin Malik, semoga Allah meridainya, dia berkata: "Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling baik akhlaknya. Aku memiliki seorang saudara laki-laki yang dipanggil Abu Umair." Dia berkata: "Aku rasa dia masih disapih. Jika Rasulullah ﷺ datang dan melihatnya, beliau berkata: 'Wahai Abu Umair, apa yang dilakukan si burung pipit kecil (An-Nughair)?'" Dia berkata: "Dia bermain dengannya," (Sahih Muslim: 2150).
Penjelasan:
Dan ini adalah seorang anak kecil, dan Nabi ﷺ bercanda dengannya. Dia memiliki seekor nagher kecil, yaitu burung pipit kecil, yang dia mainkan. Maka Nabi ﷺ berkata: "Wahai Abu Umair, apa yang dilakukan si burung pipit kecil?" Yaitu, Nabi ﷺ bercanda dengannya dan bertanya, "Apa yang dilakukan burung pipit kecilmu yang biasa kamu mainkan?"
Para ulama mengambil dalil dari hadis ini tentang kebolehan memelihara burung-burung hias di dalam sangkar, selama kamu memberinya makan dan minum. Ya.
Hadis Muslim 2151
Semoga Allah memberikan kebaikan kepada Anda. Dan dengan sanadnya dia berkata:
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ الْغُبَرِيُّ، حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ أَبِي عُثْمَانَ، عَنْ أَنَسِ بْنِ، مَالِكٍ قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " يَا بُنَىَّ " .
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ubaid Al-Ghobari, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Abu Awanah dari Abu Utsman dari Anas bin Malik, semoga Allah meridainya, dia berkata: Rasulullah ﷺ berkata kepadaku: "Wahai anakku."
Penjelasan:
Para ulama mengambil dalil dari hadis ini bahwa dibolehkan bagi seseorang untuk memanggil orang lain yang bukan anaknya dengan sebutan "wahai anakku" sebagai bentuk kelembutan dan kasih sayang, dan ini bukan termasuk kebohongan. Ya.
Hadis Muslim 2152a
Semoga Allah memberikan kebaikan kepada Anda. Dan dengan sanadnya dia berkata:
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَابْنُ أَبِي عُمَرَ، - وَاللَّفْظُ لاِبْنِ أَبِي عُمَرَ - قَالاَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ، عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي خَالِدٍ، عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ، عَنِ الْمُغِيرَةِ، بْنِ شُعْبَةَ قَالَ مَا سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَحَدٌ عَنِ الدَّجَّالِ أَكْثَرَ مِمَّا سَأَلْتُهُ عَنْهُ فَقَالَ لِي " أَىْ بُنَىَّ وَمَا يُنْصِبُكَ مِنْهُ إِنَّهُ لَنْ يَضُرَّكَ " . قَالَ قُلْتُ إِنَّهُمْ يَزْعُمُونَ أَنَّ مَعَهُ أَنْهَارَ الْمَاءِ وَجِبَالَ الْخُبْزِ . قَالَ " هُوَ أَهْوَنُ عَلَى اللَّهِ مِنْ ذَلِكَ " .
Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah dan Ibn Umar, dan lafazhnya milik Ibn Abi Umar, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun dari Isma'il bin Abi Khalid dari Qais bin Abi Hazm dari Mughirah bin Syu'bah, semoga Allah meridainya, dia berkata: "Tidak ada seorang pun yang bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang Dajjal lebih banyak daripadaku." Maka beliau bersabda: "Wahai anakku, mengapa kamu begitu memperhatikannya? Dia tidak akan membahayakanmu." Dia berkata: "Aku katakan: 'Mereka mengklaim bahwa bersamanya ada sungai-sungai air dan gunung-gunung roti.'" Beliau bersabda: "Dia lebih hina di sisi Allah daripada itu," (Sahih Muslim: 2152a).
Penjelasan:
Makna sabda beliau "Dia tidak akan membahayakanmu" adalah bahwa kamu tidak akan menemuinya, yaitu kamu akan meninggal sebelum Dajjal keluar, dan itu telah terjadi. Ya.
Hadis Muslim 2152b
Semoga Allah memberikan kebaikan kepada Anda. Dan dengan sanadnya dia berkata:
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَابْنُ، نُمَيْرٍ قَالاَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، ح وَحَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ، يُونُسَ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، ح وَحَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، أَخْبَرَنَا جَرِيرٌ، ح وَحَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ، رَافِعٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، كُلُّهُمْ عَنْ إِسْمَاعِيلَ، بِهَذَا الإِسْنَادِ . وَلَيْسَ فِي حَدِيثِ أَحَدٍ مِنْهُمْ قَوْلُ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم لِلْمُغِيرَةِ " أَىْ بُنَىَّ " . إِلاَّ فِي حَدِيثِ يَزِيدَ وَحْدَهُ .
Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah dan Ibn Numair, mereka berkata: Telah menceritakan kepada kami Waki'. Dan telah menceritakan kepada kami Suraij bin Yunus, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Husyaim. Dan telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim, dia berkata: Telah mengabarkan kepada kami Jarir. Dan telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Rafi', dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Abu Usamah. Mereka semua dari Isma'il dengan sanad ini, dan tidak ada dalam hadis mereka seorang pun sabda Nabi ﷺ "wahai anakku", kecuali hanya dalam hadis Yazid, (Sahih Muslim: 2152b).
Hadis Muslim 2153a
Dan dengan sanadnya dia berkata:
حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ بُكَيْرٍ النَّاقِدُ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، حَدَّثَنَا - وَاللَّهِ، - يَزِيدُ بْنُ خُصَيْفَةَ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ، قَالَ سَمِعْتُ أَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ، يَقُولُ كُنْتُ جَالِسًا بِالْمَدِينَةِ فِي مَجْلِسِ الأَنْصَارِ فَأَتَانَا أَبُو مُوسَى فَزِعًا أَوْ مَذْعُورًا . قُلْنَا مَا شَأْنُكَ قَالَ إِنَّ عُمَرَ أَرْسَلَ إِلَىَّ أَنْ آتِيَهُ فَأَتَيْتُ بَابَهُ فَسَلَّمْتُ ثَلاَثًا فَلَمْ يَرُدَّ عَلَىَّ فَرَجَعْتُ فَقَالَ مَا مَنَعَكَ أَنْ تَأْتِيَنَا فَقُلْتُ إِنِّي أَتَيْتُكَ فَسَلَّمْتُ عَلَى بَابِكَ ثَلاَثًا فَلَمْ يَرُدُّوا عَلَىَّ فَرَجَعْتُ وَقَدْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " إِذَا اسْتَأْذَنَ أَحَدُكُمْ ثَلاَثًا فَلَمْ يُؤْذَنْ لَهُ فَلْيَرْجِعْ " . فَقَالَ عُمَرُ أَقِمْ عَلَيْهِ الْبَيِّنَةَ وَإِلاَّ أَوْجَعْتُكَ . فَقَالَ أُبَىُّ بْنُ كَعْبٍ لاَ يَقُومُ مَعَهُ إِلاَّ أَصْغَرُ الْقَوْمِ . قَالَ أَبُو سَعِيدٍ قُلْتُ أَنَا أَصْغَرُ الْقَوْمِ . قَالَ فَاذْهَبْ بِهِ .
Telah menceritakan kepadaku Amr bin Muhammad bin Bukair An-Naqid, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Uyainah, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami, demi Allah, Yazid bin Khushaifah dari Busr bin Sa'id, dia berkata: Aku mendengar Abu Sa'id Al-Khudri, semoga Allah meridainya, berkata: "Aku sedang duduk di Madinah dalam majelis kaum Anshar. Lalu datang kepada kami Abu Musa dalam keadaan ketakutan atau terkejut. Kami berkata: 'Ada apa denganmu?' Dia berkata: 'Umar mengutusku agar aku datang kepadanya, lalu aku datang ke pintunya dan meminta izin tiga kali, tetapi dia tidak menjawabku, maka aku kembali.' Lalu dia berkata: 'Apa yang menghalangimu untuk datang kepada kami?' Aku berkata: 'Aku telah datang kepadamu dan meminta izin di pintumu tiga kali, tetapi dia tidak menjawabku, maka aku kembali, dan Rasulullah ﷺ telah bersabda: 'Jika salah seorang dari kalian meminta izin tiga kali dan tidak diizinkan, maka hendaklah dia kembali.'' Maka Umar berkata: 'Datangkan saksi untuk itu, kalau tidak, aku akan menyakitimu.' Maka Ubay bin Ka'b berkata: 'Tidak ada yang akan bersaksi bersamanya kecuali orang yang paling muda di antara kaum.' Abu Sa'id berkata: 'Aku adalah orang yang paling muda di antara kaum.' Dia berkata: 'Pergilah bersamanya,'" (Sahih Muslim: 2153a).
Penjelasan:
Dan hadis ini menunjukkan bahwa sebagian sahabat mungkin tidak mengetahui beberapa hadis. Ini adalah Umar bin Al-Khattab, semoga Allah meridainya, salah satu sahabat paling mulia, tidak mendengar hadis tentang meminta izin dari Nabi ﷺ, meskipun sebagian besar sahabat telah mendengarnya dari Nabi ﷺ. Maka mereka berkata: "Hendaklah yang paling muda di antara kalian berdiri." Dan itu adalah Abu Sa'id Al-Khudri, maka dia berdiri dan berkata: "Aku telah mendengar Nabi ﷺ mengatakan itu." Dan makna hadis ini adalah bahwa jika seseorang meminta izin tiga kali, mengetuk pintu tiga kali, atau memanggil tiga kali, tetapi tidak diizinkan, maka hendaklah dia kembali. Bisa jadi penghuni rumah sedang sibuk atau belum siap untuk menemuinya. Ya.
Hadis Muslim 2153b
Semoga Allah memberikan kebaikan kepada Anda. Dan dengan sanadnya dia berkata:
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، وَابْنُ أَبِي عُمَرَ، قَالاَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ خُصَيْفَةَ، بِهَذَا الإِسْنَادِ . وَزَادَ ابْنُ أَبِي عُمَرَ فِي حَدِيثِهِ قَالَ أَبُو سَعِيدٍ فَقُمْتُ مَعَهُ فَذَهَبْتُ إِلَى عُمَرَ فَشَهِدْتُ .
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id dan Ibn Abi Umar, mereka berkata: Telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Yazid bin Khushaifah dengan sanad ini. Dan Ibn Abi Umar menambahkan dalam hadisnya: Abu Sa'id berkata: "Maka aku berdiri bersamanya, lalu pergi kepada Umar, dan aku bersaksi," (Sahih Muslim: 2153b).
Hadis Muslim 2153c
Dan dengan sanadnya dia berkata:
حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ، أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ، حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ، عَنْ بُكَيْرِ بْنِ الأَشَجِّ، أَنَّ بُسْرَ بْنَ سَعِيدٍ، حَدَّثَهُ أَنَّهُ، سَمِعَ أَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ، يَقُولُ كُنَّا فِي مَجْلِسٍ عِنْدَ أُبَىِّ بْنِ كَعْبٍ فَأَتَى أَبُو مُوسَى الأَشْعَرِيُّ مُغْضَبًا حَتَّى وَقَفَ فَقَالَ أَنْشُدُكُمُ اللَّهَ هَلْ سَمِعَ أَحَدٌ مِنْكُمْ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ " الاِسْتِئْذَانُ ثَلاَثٌ فَإِنْ أُذِنَ لَكَ وَإِلاَّ فَارْجِعْ " . قَالَ أُبَىٌّ وَمَا ذَاكَ قَالَ اسْتَأْذَنْتُ عَلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ أَمْسِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ فَلَمْ يُؤْذَنْ لِي فَرَجَعْتُ ثُمَّ جِئْتُهُ الْيَوْمَ فَدَخَلْتُ عَلَيْهِ فَأَخْبَرْتُهُ أَنِّي جِئْتُ أَمْسِ فَسَلَّمْتُ ثَلاَثًا ثُمَّ انْصَرَفْتُ قَالَ قَدْ سَمِعْنَاكَ وَنَحْنُ حِينَئِذٍ عَلَى شُغْلٍ فَلَوْ مَا اسْتَأْذَنْتَ حَتَّى يُؤْذَنَ لَكَ قَالَ اسْتَأْذَنْتُ كَمَا سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ فَوَاللَّهِ لأُوجِعَنَّ ظَهْرَكَ وَبَطْنَكَ . أَوْ لَتَأْتِيَنَّ بِمَنْ يَشْهَدُ لَكَ عَلَى هَذَا . فَقَالَ أُبَىُّ بْنُ كَعْبٍ فَوَاللَّهِ لاَ يَقُومُ مَعَكَ إِلاَّ أَحْدَثُنَا سِنًّا قُمْ يَا أَبَا سَعِيدٍ . فَقُمْتُ حَتَّى أَتَيْتُ عُمَرَ فَقُلْتُ قَدْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ هَذَا .
Telah menceritakan kepadaku Abu At-Thahir, dia berkata: Telah mengabarkan kepadaku Abdullah bin Wahb, dia berkata: Telah menceritakan kepadaku Amr bin Al-Harits dari Bukair bin Al-Asyaj, bahwa Busr bin Sa'id menceritakan kepadanya bahwa dia mendengar Abu Sa'id Al-Khudri, semoga Allah meridainya, berkata: "Kami berada dalam majelis di sisi Ubay bin Ka'b. Lalu Abu Musa Al-Asy'ari datang dalam keadaan marah. Dia berkata: 'Aku memohon kepada kalian, demi Allah, adakah di antara kalian yang mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: "Meminta izin itu tiga kali. Jika diizinkan, [masuklah], jika tidak, maka kembalilah?"' Ubay berkata: 'Ada apa?' Dia berkata: 'Aku meminta izin kepada Umar bin Al-Khattab, semoga Allah meridainya, kemarin tiga kali, tetapi dia tidak mengizinkanku, lalu aku kembali. Kemudian aku datang kepadanya hari ini, lalu aku masuk menemuinya dan mengabarkan kepadanya bahwa aku datang kemarin dan memberi salam tiga kali lalu kembali. Dia berkata: 'Kami telah mendengarmu, dan kami saat itu sedang sibuk. Mengapa kamu tidak menunggu sampai kamu diizinkan?' Aku berkata: 'Aku meminta izin sebagaimana aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda.' Dia berkata: 'Demi Allah, aku akan menyakitimu, punggung dan perutmu, atau kamu harus mendatangkan seseorang yang bersaksi untukmu atas hal ini.' Maka Ubay bin Ka'b berkata: 'Demi Allah, tidak ada yang akan berdiri bersamamu kecuali yang paling muda di antara kita. Bangunlah, wahai Abu Sa'id.' Maka aku berdiri dan pergi menemui Umar, lalu aku berkata: 'Aku telah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda demikian," (Sahih Muslim: 2153c).
Hadis Muslim 2153d
Dan dengan sanadnya dia berkata:
حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ الْجَهْضَمِيُّ، حَدَّثَنَا بِشْرٌ، - يَعْنِي ابْنَ مُفَضَّلٍ - حَدَّثَنَا سَعِيدُ، بْنُ يَزِيدَ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ، أَنَّ أَبَا مُوسَى، أَتَى بَابَ عُمَرَ فَاسْتَأْذَنَ فَقَالَ عُمَرُ وَاحِدَةٌ . ثُمَّ اسْتَأْذَنَ الثَّانِيَةَ فَقَالَ عُمَرُ ثِنْتَانِ . ثُمَّ اسْتَأْذَنَ الثَّالِثَةَ فَقَالَ عُمَرُ ثَلاَثٌ . ثُمَّ انْصَرَفَ فَأَتْبَعَهُ فَرَدَّهُ فَقَالَ إِنْ كَانَ هَذَا شَيْئًا حَفِظْتَهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَهَا وَإِلاَّ فَلأَجْعَلَنَّكَ عِظَةً . قَالَ أَبُو سَعِيدٍ فَأَتَانَا فَقَالَ أَلَمْ تَعْلَمُوا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ " الاِسْتِئْذَانُ ثَلاَثٌ " . قَالَ فَجَعَلُوا يَضْحَكُونَ - قَالَ - فَقُلْتُ أَتَاكُمْ أَخُوكُمُ الْمُسْلِمُ قَدْ أُفْزِعَ تَضْحَكُونَ انْطَلِقْ فَأَنَا شَرِيكُكَ فِي هَذِهِ الْعُقُوبَةِ . فَأَتَاهُ فَقَالَ هَذَا أَبُو سَعِيدٍ .
Telah menceritakan kepada kami Nashr bin Ali Al-Jahdami, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Bisyr, yaitu Ibn Mufaddhal, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Yazid dari Abu Nadzrah dari Abu Sa'id bahwa Abu Musa datang ke pintu Umar, semoga Allah meridainya, lalu meminta izin. Umar berkata: "Satu." Lalu dia meminta izin yang kedua. Umar berkata: "Dua." Lalu dia meminta izin yang ketiga. Umar berkata: "Tiga." Kemudian dia pergi. Umar mengikutinya dan mengembalikannya. Dia berkata: "Wahai Abu Musa, apa yang mengembalikanmu? Kami sedang sibuk." Abu Musa berkata: "Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: 'Meminta izin itu tiga kali. Jika diizinkan, [masuklah], jika tidak, maka kembalilah.'" Umar berkata: "Demi Allah, kamu harus mendatangkan saksi atas hal ini, atau aku akan menjadikanmu pelajaran." Abu Sa'id berkata: "Lalu dia mendatangi kami dan berkata: 'Tidakkah kalian tahu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Meminta izin itu tiga kali?"' Lalu mereka mulai tertawa. Aku berkata: 'Saudara muslim kalian datang kepada kalian, lalu kalian malah tertawa? Pergilah, karena aku adalah saksi untukmu atas hukuman ini.' Lalu dia datang kepadanya dan berkata: 'Ini Abu Sa'id,'" (Sahih Muslim: 2153d).
Hadis Muslim 2153e
Dan dengan sanadnya dia berkata:
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، وَابْنُ، بَشَّارٍ قَالاَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ أَبِي مَسْلَمَةَ، عَنْ أَبِي نَضْرَةَ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ، ح
وَحَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْحَسَنِ بْنِ خِرَاشٍ، حَدَّثَنَا شَبَابَةُ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنِ الْجُرَيْرِيِّ، وَسَعِيدِ بْنِ يَزِيدَ كِلاَهُمَا عَنْ أَبِي نَضْرَةَ، قَالاَ سَمِعْنَاهُ يُحَدِّثُ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، . بِمَعْنَى حَدِيثِ بِشْرِ بْنِ مُفَضَّلٍ عَنْ أَبِي مَسْلَمَةَ،
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al-Mutsanna dan Ibn Basyar, mereka berkata: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Abu Maslamah dari Abu Nadzrah dari Abu Sa'id. Dan telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Al-Hasan bin Khirasy, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Syababah, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Al-Jurairi dan Sa'id bin Yazid, keduanya dari Abu Nadzrah, dia berkata: Kami mendengarnya menceritakan dari Abu Sa'id Al-Khudri dengan makna hadis Bisyr bin Mufaddhal dari Abu Maslamah., (Sahih Muslim: 2153e).
Hadis Muslim 2153f
Dan dengan sanadnya dia berkata:
وَحَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الْقَطَّانُ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، حَدَّثَنَا عَطَاءٌ، عَنْ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ، أَنَّ أَبَا مُوسَى، اسْتَأْذَنَ عَلَى عُمَرَ ثَلاَثًا فَكَأَنَّهُ وَجَدَهُ مَشْغُولاً فَرَجَعَ فَقَالَ عُمَرُ أَلَمْ تَسْمَعْ صَوْتَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ قَيْسٍ ائْذَنُوا لَهُ . فَدُعِيَ لَهُ فَقَالَ مَا حَمَلَكَ عَلَى مَا صَنَعْتَ قَالَ إِنَّا كُنَّا نُؤْمَرُ بِهَذَا . قَالَ لَتُقِيمَنَّ عَلَى هَذَا بَيِّنَةً أَوْ لأَفْعَلَنَّ . فَخَرَجَ فَانْطَلَقَ إِلَى مَجْلِسٍ مِنَ الأَنْصَارِ فَقَالُوا لاَ يَشْهَدُ لَكَ عَلَى هَذَا إِلاَّ أَصْغَرُنَا . فَقَامَ أَبُو سَعِيدٍ فَقَالَ كُنَّا نُؤْمَرُ بِهَذَا . فَقَالَ عُمَرُ خَفِيَ عَلَىَّ هَذَا مِنْ أَمْرِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَلْهَانِي عَنْهُ الصَّفْقُ بِالأَسْوَاقِ .
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Hatim, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id Al-Qaththan dari Ibn Juraij, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Atha' dari Ubaid bin Umair bahwa Abu Musa meminta izin kepada Umar tiga kali. Sepertinya dia mendapati Umar sedang sibuk. Terdengar suara Abdullah bin Qais.
"Abdullah bin Qais, izinkan dia masuk." Maka dia dipanggil. Dia berkata: "Apa yang membuatmu melakukan itu?" Dia berkata: "Kami diperintahkan untuk melakukan ini." Dia berkata: "Kamu harus mendatangkan saksi atas ini, atau aku akan melakukan itu." Lalu dia keluar dan pergi ke majelis kaum Anshar. Mereka berkata: "Tidak ada yang akan bersaksi untukmu atas hal ini kecuali yang paling muda di antara kita." Maka Abu Sa'id berdiri dan berkata: "Kami diperintahkan untuk melakukan ini." Maka Umar berkata: "Ini luput dariku dari urusan Rasulullah ﷺ. Sibuknya berdagang di pasar membuatku lalai," (Sahih Muslim: 2153f).
Hadis Muslim 2153g
Dan dengan sanadnya dia berkata:
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ، ح وَحَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ حُرَيْثٍ، حَدَّثَنَا النَّضْرُ، - يَعْنِي ابْنَ شُمَيْلٍ - قَالاَ جَمِيعًا حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ، بِهَذَا الإِسْنَادِ نَحْوَهُ وَلَمْ يَذْكُرْ فِي حَدِيثِ النَّضْرِ أَلْهَانِي عَنْهُ الصَّفْقُ بِالأَسْوَاقِ
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basyar, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Abu Ashim. Dan telah menceritakan kepada kami Husain bin Huraits, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami An-Nadhar, yaitu Ibn Syumail. Keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami Ibn Juraij dengan sanad ini, dan dalam hadis An-Nadhar tidak disebutkan: "Sibuknya berdagang di pasar membuatku lalai," (Sahih Muslim: 2153g).
Hadis Muslim 2154a
Dan dengan sanadnya dia berkata:
حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ حُرَيْثٍ أَبُو عَمَّارٍ، حَدَّثَنَا الْفَضْلُ بْنُ مُوسَى، أَخْبَرَنَا طَلْحَةُ بْنُ، يَحْيَى عَنْ أَبِي بُرْدَةَ، عَنْ أَبِي مُوسَى الأَشْعَرِيِّ، قَالَ جَاءَ أَبُو مُوسَى إِلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ فَقَالَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ هَذَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ قَيْسٍ . فَلَمْ يَأْذَنْ لَهُ فَقَالَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ هَذَا أَبُو مُوسَى السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ هَذَا الأَشْعَرِيُّ . ثُمَّ انْصَرَفَ فَقَالَ رُدُّوا عَلَىَّ رُدُّوا عَلَىَّ . فَجَاءَ فَقَالَ يَا أَبَا مُوسَى مَا رَدَّكَ كُنَّا فِي شُغْلٍ . قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ " الاِسْتِئْذَانُ ثَلاَثٌ فَإِنْ أُذِنَ لَكَ وَإِلاَّ فَارْجِعْ " . قَالَ لَتَأْتِيَنِّي عَلَى هَذَا بِبَيِّنَةٍ وَإِلاَّ فَعَلْتُ وَفَعَلْتُ . فَذَهَبَ أَبُو مُوسَى قَالَ عُمَرُ إِنْ وَجَدَ بَيِّنَةً تَجِدُوهُ عِنْدَ الْمِنْبَرِ عَشِيَّةً وَإِنْ لَمْ يَجِدْ بَيِّنَةً فَلَمْ تَجِدُوهُ . فَلَمَّا أَنْ جَاءَ بِالْعَشِيِّ وَجَدُوهُ قَالَ يَا أَبَا مُوسَى مَا تَقُولُ أَقَدْ وَجَدْتَ قَالَ نَعَمْ أُبَىَّ بْنَ كَعْبٍ . قَالَ عَدْلٌ . قَالَ يَا أَبَا الطُّفَيْلِ مَا يَقُولُ هَذَا قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ ذَلِكَ يَا ابْنَ الْخَطَّابِ فَلاَ تَكُونَنَّ عَذَابًا عَلَى أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم . قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ إِنَّمَا سَمِعْتُ شَيْئًا فَأَحْبَبْتُ أَنْ أَتَثَبَّتَ .
Telah menceritakan kepada kami Husain bin Huraits Abu Ammar, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Al-Fadhl bin Musa, dia berkata: Telah mengabarkan kepada kami Thalhah bin Yahya dari Abu Burdah dari Abu Musa Al-Asy'ari, semoga Allah meridainya, dia berkata: "Abu Musa datang kepada Umar bin Al-Khattab, lalu berkata: 'As-salamu alaikum, ini Abdullah bin Qais.' Lalu dia tidak diizinkan. Dia berkata: 'As-salamu alaikum, ini Abu Musa.' Lalu dia berkata: 'As-salamu alaikum, ini Al-Asy'ari.' Kemudian dia berbalik. Umar berkata: 'Panggil dia, panggil dia kembali.' Lalu dia datang. Umar berkata: 'Wahai Abu Musa, apa yang membuatmu kembali? Kami sedang sibuk.' Dia berkata: 'Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: "Meminta izin itu tiga kali. Jika diizinkan bagimu, masuklah, jika tidak, maka kembalilah."' Dia berkata: 'Kamu harus mendatangkan saksi atas ini, atau aku akan melakukan ini dan itu.' Lalu Abu Musa pergi. Umar berkata: 'Jika dia menemukan saksi, kalian akan menemuinya di sisi mimbar sore ini, dan jika tidak, kalian tidak akan menemuinya.' Ketika sore tiba, mereka menemukannya. Dia berkata: 'Wahai Abu Musa, apa yang kamu katakan? Apakah kamu telah menemukannya?' Dia berkata: 'Ya, Ubay bin Ka'b.' Dia berkata: 'Dia adil.' Dia berkata: 'Wahai Abu Ath-Thufail, apa yang orang ini katakan?' Dia berkata: 'Aku mendengar Rasulullah ﷺ mengatakan itu. Wahai Ibnul Khattab, janganlah engkau menjadi siksaan bagi para sahabat Rasulullah ﷺ.' Dia berkata: 'Subhanallah, aku hanya mendengar sesuatu, dan aku ingin memastikan," (Sahih Muslim: 2154a).
Penjelasan:
Maksudnya, para sahabat berhati-hati dalam hadis Nabi ﷺ. Ya.
Hadis Muslim 2154b
Semoga Allah memberikan kebaikan kepada Anda.
وَحَدَّثَنَاهُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ أَبَانٍ، حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ هَاشِمٍ، عَنْ طَلْحَةَ، بْنِ يَحْيَى بِهَذَا الإِسْنَادِ غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ فَقَالَ يَا أَبَا الْمُنْذِرِ آنْتَ سَمِعْتَ هَذَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ نَعَمْ فَلاَ تَكُنْ يَا ابْنَ الْخَطَّابِ عَذَابًا عَلَى أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم . وَلَمْ يَذْكُرْ مِنْ قَوْلِ عُمَرَ سُبْحَانَ اللَّهِ . وَمَا بَعْدَهُ .
Dan telah menceritakannya kepada kami Abdullah bin Muhammad bin Aban, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Ali bin Hasyim dari Thalhah bin Yahya dengan sanad ini, hanya saja dia berkata: "Dia berkata: 'Wahai Abu Al-Mundzir, apakah kamu mendengarnya dari Rasulullah ﷺ?' Dia berkata: 'Ya. Maka janganlah kamu, wahai Ibnul Khattab, menjadi siksaan bagi para sahabat Rasulullah ﷺ.'" Dan dia tidak menyebutkan perkataan Umar "Subhanallah" dan setelahnya. Dan dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Numair, dia berkata: Telah menceritakan, (Sahih Muslim: 2154b).
Penutup
Semoga Allah memberkahi Anda. Kita berhenti di sini, insya Allah. Sebagai penutup, aku yang fakir, yang mengharapkan ampunan Tuhanku, Wahid bin Abdussalam Bali, telah memberikan ijazah khusus kepada kalian semua dengan majelis ini dari majelis-majelis Sahih Imam Muslim, semoga Allah merahmatinya, dan dengan semua yang valid riwayatnya bagiku, ijazah umum. Salawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan seluruh sahabatnya.
Post a Comment for "Syarah Sahih Muslim oleh Syaikh Wahid Abdussalam Bali (2145 - 2154b)"