MATAN HADIS MACAM-MACAM SEDEKAH
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:كُلُّ سُلَامَى مِنْ النَّاسِ عَلَيْهِ صَدَقَةٌ
Setiap persendian manusia adalah sedekah.
كُلَّ يَوْمٍ تَطْلُعُ فِيهِ الشَّمْسُ تَعْدِلُ بَيْنَ اثْنَيْنِ صَدَقَةٌ
Setiap hari matahari terbit, engkau mendamaikan dua orang (yang berselisih) adalah sedekah.
وَتُعِينُ الرَّجُلَ فِي دَابَّتِهِ فَتَحْمِلُهُ عَلَيْهَا أَوْ تَرْفَعُ لَهُ عَلَيْهَا مَتَاعَهُ صَدَقَةٌ
Engkau membantu seseorang menaikkan barang di atas tunggangannya atau mengangkatnya untuknya adalah sedekah.
وَالْكَلِمَةُ الطَّيِّبَةُ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ خُطْوَةٍ تَمْشِيهَا إِلَى الصَّلَاةِ صَدَقَةٌ
Perkataan yang baik adalah sedekah. Setiap langkah yang engkau ayunkan menuju salat adalah sedekah.
وَتُمِيطُ الْأَذَى عَنْ الطَّرِيقِ صَدَقَةٌ
Engkau menyingkirkan gangguan dari jalan adalah sedekah, (Sahih Bukhari: 2891. Sahih Muslim: 1009)PENJELASAN HADIS
Berikut adalah penjelasan terhadap beberapa kata atau frasa yang terdapat di dalam hadis nomor 26 tentang macam-macam sedekah:1 – Sabda Nabi (سُلَامَى) atau yang artinya, “Persendian,” maksudnya:
مَفْصِلٌ وَعُضْوٌ، وَقَدْ ثَبَتَ فِي صَحِيحِ مُسْلِمٍ أَنَّ عَدَدَ الْمَفَاصِلِ ثَلَاثُمِائَةٍ وَسِتُّونَ مَفْصِلًا
Persendian dan anggota badan, dan sungguh telah ditetapkan dalam Sahih Muslim bahwa jumlah persendian adalah 360 persendian.
2 – Sabda Nabi (صَدَقَةٌ) atau yang artinya, “Sedekah,” maksudnya:
فِي مُقَابَلَةِ مَا أَنْعَمَ اللَّهُ بِهِ عَلَيْهِ فِي تِلْكَ السُّلَامَيَاتِ، إِذْ لَوْ شَاءَ لَسَلَبَهَا الْقُدْرَةَ
Sebagai imbalan atas nikmat yang Allah berikan kepadanya pada persendian-persendian itu, karena jika Dia berkehendak, Dia akan mencabut kemampuannya
3 – Sabda Nabi (تَعْدِلُ بَيْنَ اثْنَيْنِ) atau yang artinya, “engkau mendamaikan dua orang,” maksudnya:
مُتَخَاصِمِينَ
Mendamaikan dua orang yang berselisih.
4 – Sabda Nabi (خُطْوَةٌ) atau yang artinya, “Langkah,” memiliki dua variasi:
بِفَتْحِ الْخَاءِ الْمَرَّةِ الْوَاحِدَةِ، وَبِضَمِّهَا مَا بَيْنَ الْقَدَمَيْنِ
Dengan fathah (huruf kha) untuk satu langkah, dan dengan dammah (huruf kha) untuk jarak antara dua telapak kaki.
5 – Sabda Nabi (الْأَذَى) atau yang artinya, “Gangguan,” maksudnya:
مَا يُؤْذِي الْمَارَّةَ مِنْ قَذَرٍ، وَنَجَسٍ، وَحَجَرٍ، وَشَوْكٍ، وَنَحْوِ ذَلِكَ
Sesuatu yang mengganggu para pejalan kaki, seperti kotoran, najis, batu, duri, dan sejenisnya.PELAJARAN DARI HADIS
Berikut adalah beberapa poin pelajaran yang bisa diambil dari hadis nomor 26 Arbain Nawawi tentang macam-macam sedekah:وُجُوبُ شُكْرِ نِعَمِ اللَّهِ الَّتِي أَنْعَمَ بِهَا عَلَيْنَا.
1 – Wajibnya mensyukuri nikmat Allah yang telah Dia berikan kepada kita.
اَلصَّدَقَةُ لَا تَنْحَصِرُ فِي الْمَالِ بَلْ بِكُلِّ مَعْرُوفٍ صَدَقَةٌ.
2 – Sedekah tidak terbatas pada harta saja, tetapi setiap kebaikan adalah sedekah.
فَضْلُ الْإِصْلَاحِ بَيْنَ النَّاسِ.
3 – Keutamaan mendamaikan (merekonsiliasi) antar manusia.
اَلْحَثُّ عَلَى إِمَاطَةِ الْأَذَى عَنِ الطَّرِيقِ.
4 – Anjuran untuk menyingkirkan gangguan dari jalan.
اَلْحَثُّ عَلَى التَّوَاضُعِ؛ لِأَنَّ حَمْلَ الْمُسْلِمِ مَتَاعَ أَخِيهِ، وَحَمْلَهُ عَلَى دَابَّتِهِ، وَإِمَاطَةَ الْأَذَى يَطْرُدُ الْكِبْرَ مِنَ الْقَلْبِ.
5 – Anjuran untuk tawadhu' (rendah hati); karena membantu seorang muslim membawakan barang saudaranya, dan menaikkannya di atas hewan tunggangannya, serta menyingkirkan gangguan, itu akan mengusir kesombongan dari hati.
فَضْلُ الْإِصْلَاحِ بَيْنَ النَّاسِ، وَأَنَّهُ صَدَقَةٌ لِلْمُسْلِمِ.
6 – Keutamaan mendamaikan antar manusia, dan bahwa itu adalah sedekah bagi seorang muslim.
فَضْلُ الْمَشْيِ إِلَى الصَّلَاةِ خَاصَّةً إِنْ كَانَ الْمَسْجِدُ بَعِيدًا، فَكُلُّ خُطْوَةٍ صَدَقَةٌ
7 – Keutamaan berjalan kaki menuju salat, terutama jika masjidnya jauh, karena setiap langkah adalah sedekah.
يَنْبَغِي لِلْمُسْلِمِ أَنْ يَنْوِيَ نِيَّةً حَسَنَةً عِنْدَ كُلِّ عَمَلٍ مُبَاحٍ يَعْمَلُهُ؛ لِيُثَابَ عَلَيْهِ.
8 – Hendaknya seorang muslim berniat baik pada setiap perbuatan mubah yang ia lakukan agar ia diberi pahala atasnya.
فَضْلُ هَذِهِ الْأُمَّةِ حَيْثُ تَعْمَلُ قَلِيلًا، وَتَرْبَحُ كَثِيرًا.
9 – Keutamaan umat ini (umat Islam) di mana mereka beramal sedikit, tetapi mendapatkan keuntungan yang banyak.FAIDAH TAMBAHAN
Dua rakaat salat duha mencukupi dari apa yang disebutkan dalam hadis 26 Arbain Nawawi tentang macam-macam sedekah.Imam Abu Dawud meriwayatkan dari Abu Buraidah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
فِي الإِنْسَانِ ثَلاَثُمِائَةٍ وَسِتُّونَ مَفْصِلاً فَعَلَيْهِ أَنْ يَتَصَدَّقَ عَنْ كُلِّ مَفْصِلٍ مِنْهُ بِصَدَقَةٍ
Dalam diri manusia terdapat tiga ratus enam puluh persendian, maka ia wajib bersedekah untuk setiap persendiannya.
قَالُوا وَمَنْ يُطِيقُ ذَلِكَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ
Para sahabat bertanya, "Siapa yang sanggup melakukan itu, wahai Nabi Allah?"
قَالَ النُّخَاعَةُ فِي الْمَسْجِدِ تَدْفِنُهَا وَالشَّىْءُ تُنَحِّيهِ عَنِ الطَّرِيقِ فَإِنْ لَمْ تَجِدْ فَرَكْعَتَا الضُّحَى تُجْزِئُكَ
Beliau menjawab, "Ludah di masjid yang kamu kubur (hilangkan), atau sesuatu yang kamu singkirkan dari jalan. Jika kamu tidak menemukan (hal-hal tersebut), maka dua rakaat salat Dhuha sudah mencukupimu,” (Sunan Abu Dawud: 5242).
Dan waktu terbaik untuk salat duha adalah ketika panas semakin terik sebelum Zuhur. Dari Zaid bin Arqam radhiyallahu 'anhu, dia melihat sekelompok orang sedang salat duha (di dalam riwayat Imam Ahmad disebutkan tambahan ‘di Masjid Quba’, lalu dia berkata:
أَمَا لَقَدْ عَلِمُوا أَنَّ الصَّلَاةَ فِي غَيْرِ هَذِهِ السَّاعَةِ أَفْضَلُ، إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ: صَلَاةُ الْأَوَّابِينَ حِينَ تَرْمَضُ الْفِصَالُ
Tidakkah mereka tahu bahwa salat di luar waktu ini (di dalam riwayat Imam Ahmad terdapat tambahan bahwa mereka melakukannya ketika matahari terbit) lebih utama? Sesungguhnya Rasulullah ﷺ bersabda: "Salatnya orang-orang yang kembali (kepada Allah) adalah saat anak-anak unta kepanasan,” (Sahih Muslim: 748).
Tarmadhu (تَرمَضُ) berarti ketika telapak kaki anak-anak unta terasa panas karena teriknya panas pasir. Al-Ramdha' (الرَّمضاء) adalah panasnya permukaan tanah akibat sinar matahari. Al-Fisal (الفِصال) adalah jamak dari fashil (فَصِيل), yaitu anak-anak unta yang masih kecil. Wallahua’lamDemikian penjelasan dan pelajaran dari hadis 25 Arbain Nawawi tentang keutamaan zikir. Semoga bermanfaat!
Karangasem, 17 September 2025
Irfan Nugroho (Pengelola situs mukminun.com dan channel YouTube: Mukminun TV)
Post a Comment for "Arbain Nawawi 26: Macam-macam Sedekah"