MATAN HADIS
Abu Dawud meriwayatkan, dan dinilai hasan oleh Al-Albani, dari Abu Umamah radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:مَنْ خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ مُتَطَهِّرًا إِلَى صَلَاةٍ مَكْتُوبَةٍ فَأَجْرُهُ كَأَجْرِ الْحَاجِّ الْمُحْرِمِ، وَمَنْ خَرَجَ إِلَى تَسْبِيحِ الضُّحَى لَا يَنْصِبُهُ إِلَّا إِيَّاهُ فَأَجْرُهُ كَأَجْرِ الْمُعْتَمِرِ، وَصَلَاةٌ عَلَى أَثَرِ صَلَاةٍ لَا لَغْوَ بَيْنَهُمَا كِتَابٌ فِي عِلِّيِّينَ
Barangsiapa keluar dari rumahnya dalam keadaan suci (berwudu) untuk melaksanakan salat fardu, maka pahalanya seperti pahala orang yang berhaji dengan ihram. Dan barangsiapa yang keluar untuk melaksanakan salat Duha, di mana tidak ada yang mendorongnya keluar kecuali untuk itu, maka pahalanya seperti pahala orang yang berumrah. Serta satu salat setelah salat lainnya yang tidak diselingi perbuatan sia-sia di antara keduanya, adalah amalan yang dicatat dalam 'Illiyyin (kitab catatan amal penduduk surga), (Sunan Abu Dawud: 558).PENJELASAN HADIS
Berikut adalah penjelasan hadis pahala salat duha senilai umrah:1 – Sabda Nabi (مُتَطَهِّرًا) maksudnya:
مُتَوَضِّئًا
Dalam keadaan sudah berwudu.
2 - Sabda Nabi (مَكْتُوبَةٍ) maksudnya:
مَفْرُوضَةٍ
Yaitu salat fardu (wajib).
3 - Sabda Nabi (تَسْبِيحِ الضُّحَى) maksudnya:
أَيْ صَلَاةِ الضُّحَى، وَكُلُّ صَلَاةٍ يَتَطَوَّعُ بِهَا فَهِيَ تَسْبِيحٌ وَسُبْحَةٌ
Yaitu salat Duha; dan setiap salat sunah yang dikerjakan secara sukarela disebut juga dengan istilah tasbih atau subhah.
4 - Sabda Nabi (لَا يَنْصِبُهُ) maksudnya:
أَيْ لَا يُتْعِبُهُ، وَلَا يُزْعِجُهُ إِلَّا ذَلِكَ، وَأَصْلُهُ مِنَ النَّصَبِ وَهُوَ مُعَانَاةُ الْمَشَقَّةِ
Yaitu tidak ada yang membuatnya merasa lelah atau menggerakkannya (keluar rumah) kecuali tujuan tersebut. Kata dasarnya berasal dari an-nashab yang berarti merasakan kesulitan atau kepayahan.
5 - Sabda Nabi (أَثَرِ) maksudnya:
أَيْ عَقِبَ
Yaitu segera setelah atau mengiringi di belakangnya.
6 - Sabda Nabi (لَا لَغْوَ بَيْنَهُمَا) maksudnya:
أَيْ كَلَامُ الدُّنْيَا
Yaitu tidak ada pembicaraan masalah duniawi di antara kedua salat tersebut.
7 - Sabda Nabi (كِتَابٌ فِي عِلِّيِّينَ) maksudnya:
أَيْ عَمَلٌ مَكْتُوبٌ فِي سِجِلِّ أَعْمَالِ الْبِرِّ، وَعِلِّيُّونَ مَوْضِعٌ تُكْتَبُ فِيهِ أَعْمَالُ الصَّالِحِينَ، وَقِيلَ: هُوَ اسْمٌ لِلدِّيْوَانِ الْخَيْرِ الَّذِي دُوِّنَ فِيهِ أَعْمَالُ الْأَبْرَارِ
Yaitu amal yang dicatat dalam buku catatan amal kebajikan. 'Illiyyun adalah suatu tempat di mana amal orang-orang saleh dicatat; ada juga yang berpendapat bahwa itu adalah nama buku induk kebaikan yang mencatat seluruh amal bakti orang-orang yang berbuat baik.PELAJARAN DARI HADIS
Pelajaran yang bisa diambil dari hadis pahala salat duha senilai umrah di antaranya:فَضِيلَةُ التَّطَهُّرِ فِي الْبَيْتِ، وَالْخُرُوجِ إِلَى صَلَاةِ الْجَمَاعَةِ.
1 – Keutamaan bersuci (berwudu) di rumah dan keluar untuk melaksanakan salat berjamaah.
فَضِيلَةُ صَلَاةِ الضُّحَى فِي الْمَسْجِدِ
2 – Keutamaan melaksanakan salat Duha di masjid.
فَضِيلَةُ الْمُحَافَظَةِ عَلَى الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ
3 – Keutamaan menjaga salat lima waktu secara rutin.
Demikianlah penjelasan dan pelajaran dari hadis pahala salat duha senilai umrah. Semoga bermanfaat! Baarakallahu fiikum
Karangasem, 24 Januari 2026
Irfan Nugroho (Pengelola situs mukminun.com)
Post a Comment for "PAHALA SALAT DUHA SENILAI UMRAH"