KHUTBAH 1
إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن ،عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيْثُ قَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ: يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ Ma’asyiral muslimin, rahimakumullah…BNPB melaporkan pada 12 Desember 2025 bahwa banjir besar akhir November di Aceh dan Sumatera 990 orang meninggal dunia, 222 hilang, dan 5.400 orang luka-luka.
Dampaknya semakin parah karena 800.000 warga harus mengungsi akibat 157.800 rumah mengalami kerusakan.
Maka di hari Jumat yang mulia ini, doakan kebaikan untuk lebih dari 3,3 juta saudara kita di Aceh dan Sumatera yang terkena dampak akibat bencana alam yang dahsyat ini.
Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda tentang hari Jumat:
فِيهِ سَاعَةٌ لَا يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ
Di hari Jumat, ada satu waktu yang jika seorang muslim berdiri salat di waktu itu, kemudian dia meminta sesuatu kepada Allah, pasti Allah akan memberikannya atau mengabulkannya, (Sahih Bukhari: 935).
Doakan agar yang anggota keluarganya meninggal dunia diberi ketabahan. Doakan agar yang hartanya musnah segera diganti oleh Allah ta’ala dengan yang lebih baik. Doakan agar kejadian serupa tidak terjadi di masa mendatang.
Ma’asyiral muslimin, rahimakumullah…Adanya bencana nasional seharusnya membuat kita bertaubat secara nasional. Artinya, meskipun yang terkena musibah adalah saudara kita di Aceh dan Sumatera, tetapi kita yang di Jawa atau daerah lainnya harus bertaubat dari dosa-dosa kita. Allah ta’ala berfirman:
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
Bencana di daratan dan di lautan telah terjadi. Ini semua akibat perbuatan maksiat manusia. Allah turunkan musibah supaya manusia merasakan dampak atau akibat dari perbuatan mereka sendiri, sehingga manusia kembali kepada Allah, supaya kita taubat kepada Allah, (QS Ar-Rum: 41).
Terjadinya bencana karena maksiat yang kita perbuat. Sedangkan yang dimaksud maksiat adalah meninggalkan kewajiban atau melakukan hal-hal yang diharamkan. Oleh karena itu:- Berhentilah dari kebiasaan meninggalkan kewajiban,
- Berhentilah dari kebiasaan melakukan hal-hal yang terlarang,
- Menyesallah karena meninggalkan perintah syariat,
- Menyesallah karena menerjang larangan syariat,
- Bertekadlah agar tidak lagi meninggalkan kewajiban,
- Bertekadlah agar tidak lagi melakukan hal-hal yang diharamkan.
Saya mengajak kepada jamaah yang hadir di momen salat Jumat ini, supaya menjadikan infak salat Jumat hari ini untuk menolong saudara kita korban bencana di Aceh dan Sumatera.
Di antara penyebab sempurnanya iman seseorang adalah memberi tempat tinggal dan menolong sesama. Allah ta’ala berfirman:
وَالَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ آوَوا وَّنَصَرُوا أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُؤْمِنُونَ حَقًّا ۚ لَّهُم مَّغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ
Orang-orang yang beriman, yang berhijrah, yang berjihad di jalan Allah, juga orang-orang yang memberi tempat tinggal, juga yang menolong saudaranya; mereka itulah orang-orang yang benar keimanannya. Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia, (QS Al-Anfal: 74).
“awaw” (آوَوا) artinya memberi tempat tinggal; sedangkan “wa nasharu” (وَّنَصَرُوا) artinya memberi bantuan. Oleh karena itu, mari bantu saudara kita di Aceh dan Sumatera dengan sedikit atau banyak dari harta-harta kita di hari Jumat yang mulia ini.
Bantulah saudara kita di Aceh dan Sumatera dengan memberi mereka makanan. Allah ta’ala menjelaskan sifat “orang yang mendustakan agama” dengan firmanNya:
وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ
(Orang yang mendustakan agama adalah) orang yang tidak mau memberi makan kepada orang miskin, juga tidak mau mengajak orang lain untuk memberi makan kepada orang miskin, (QS Al-Maun: 3).
Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu Anhuma bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لَا يَظْلِمُهُ وَلَا يُسْلِمُهُ
Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, dia tidak boleh menzaliminya dan tidak boleh membiarkannya dizalimi.
وَمَنْ كَانَ فِي حَاجَةِ أَخِيهِ كَانَ اللَّهُ فِي حَاجَتِهِ
Barang siapa yang membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah akan memenuhi kebutuhannya.
وَمَنْ فَرَّجَ عَنْ مُسْلِمٍ كُرْبَةً فَرَّجَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرُبَاتِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ
Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan dari seorang muslim, maka Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan dari kesusahan-kesusahan di hari Kiamat, (Sahih Bukhari: 2442. Sahih Muslim: 2580).
Ma’asyiral muslimin, rahimakumullah.. Doakan saudara kita di Aceh dan Sumatera. Jadikan bencana ini pengingat bagi kita yang aman untuk bertaubat dari segala maksiat.Bantulah saudara kita di Aceh dan Sumatera.
Tolonglah saudara kita di Aceh dan Sumatera.
Berikan sumbangan untuk saudara kita di Aceh dan Sumatera.
بَارَكَ اللَّهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ. أَقُولُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِينَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.KHUTBAH 2
إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن، عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيْثُ قَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ: يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُونَ، أَعِينُوا إِخْوَانَنَا فِي AcehوَSumatera
أَعِينُوا إِخْوَانَنَا فِي AcehوَSumatera
أَعِينُوا إِخْوَانَنَا فِي AcehوَSumatera
يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى :وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
وَقَالَ أَيْضًا اِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِىْ يَاَ يُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ،
اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَةِ ،
اَللَّهُمَّ انْصُرِإِخْوَانَنَا الْمُسْلِمِيْنَ فِيْ فِلِسْطِيْنَ السودان، آتْشِه، وسُومَاطِرَا،
اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ،
اللَّهُمَّ اجْعَلْ إِنْدُونِيسِيَا بَلَدًا آمِنًا، وَارْفَعْ عَنَّا ظُلْمَ الظَّالِمِينَ، وَادْفَعْ سَبَبَ الْبَلَاءِ عَنْ هَذِهِ الْبِلَادِ،
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Demikian khutbah Jumat tentang Bencana dan Taubat Nasional. Jika bapak/ibu ingin menyalurkan bantuan untuk saudara kita di Aceh dan Sumatera, silakan melalui platform TabungAmal.com milik Yayasan Al-Qoyyim Sukoharjo di tautan berikut: https://tabungamal.com/campaign/banjir-aceh-sumut?ref=dzm58 Atau melalui rekening Bank Syariah Indonesia (BSI): 2288-8333-38 a.n. Yayasan Al-Qoyyim lalu konfirmasi ke nomor: wa.me/6281216744418.Karangasem, 3 Desember 2025
Irfan Nugroho (Amil di Unit Layanan Zakat [ULZ] Al-Qoyyim wilayah Bulu, Tawangsari, dan Weru)
Post a Comment for "Khutbah Jumat: Bencana, Taubat, Doa, dan Bantuan"