MATAN HADIS
Pembaca rahimakumullah, Imam Muslim meriwayatkan dari Jabir bin Abdullah Radhiyallahu Anhuma bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:إِذَا قَضَى أَحَدُكُمُ الصَّلَاةَ فِي مَسْجِدِهِ، فَلْيَجْعَلْ لِبَيْتِهِ نَصِيبًا مِنْ صَلَاتِهِ، فَإِنَّ اللَّهَ جَاعِلٌ فِي بَيْتِهِ مِنْ صَلَاتِهِ خَيْرًا
إِذَا (Nalikane) | قَضَى (nindakake) | أَحَدُكُمُ (sapa salah sawijining sira kabeh) | الصَّلَاةَ (ing salat) | فِي مَسْجِدِهِ (ing dalem masjidipun) | فَلْيَجْعَلْ (mila becikipun ndadosaken) | لِبَيْتِهِ (kangge griyanipun) | نَصِيبًا (bagean) | مِنْ صَلَاتِهِ (saking salatipun) | فَإِنَّ (amargi sethune) | اللَّهَ (Allah) | جَاعِلٌ (ndadosaken sapa Allah) | فِي بَيْتِهِ (ing dalem griyanipun) | مِنْ صَلَاتِهِ (saking salatipun) | خَيْرًا (ing kasaenan).
Apabila salah seorang di antara kalian telah selesai melaksanakan salat di masjidnya,[1] maka hendaklah dia menjadikan untuk rumahnya bagian dari salatnya.[2] Karena sesungguhnya Allah akan menjadikan kebaikan di rumahnya dari salatnya itu,[3] (Sahih Bukhari: 432. Sahih Muslim: 777).PENJELASAN
1 – Sabda Nabi (إِذَا قَضَى أَحَدُكُمُ الصَّلَاةَ فِي مَسْجِدِهِ) atau yang artinya, “Apabila salah seorang di antara kalian telah selesai melaksanakan salat di masjidnya,” maksudnya:أَيْ أَدَّى الصَّلَاةَ الْمَفْرُوضَةَ
Telah menunaikan salat fardu.2 – Sabda Nabi (مِنْ صَلَاتِهِ) atau yang artinya, “dari salatnya,” maksudnya:
أَيْ مِنَ النَّافِلَةِ
Dari salat sunah.
3 – Sabda Nabi (فَإِنَّ اللَّهَ جَاعِلٌ فِي بَيْتِهِ مِنْ صَلَاتِهِ خَيْرًا) atau yang artinya, “Karena sesungguhnya Allah akan menjadikan kebaikan di rumahnya dari salatnya itu,” maksudnya:
أَيْ يَعُودُ عَلَى أَهْلِهِ بِتَوْفِيقِهِمْ، وَهِدَايَتِهِمْ، وَنُزُولِ الْبَرَكَةِ فِي أَرْزَاقِهِمْ وَأَعْمَارِهِمْ، وَلِذَا جُعِلَ النَّفْلُ فِي الْبَيْتِ أَفْضَلَ، وَلَوْ كَانَ الْمَسْجِدُ خَالِيًا بَعِيدًا عَنِ الرِّيَاءِ
Maksudnya, (kebaikan itu) akan kembali kepada keluarganya dengan taufik (pertolongan Allah) bagi mereka, hidayah (petunjuk) bagi mereka, dan turunnya berkah dalam rezeki dan umur mereka. Oleh karena itu, salat sunah di rumah dijadikan lebih utama, meskipun masjid dalam keadaan kosong dan jauh dari riya.PELAJARAN
Pelajaran yang bisa diambil dari hadis rumah bersinar dengan salat sunah di dalamnya adalah sebagai berikut:صَلَاةُ النَّافِلَةِ فِي الْبَيْتِ تُنِيرُهُ
1 – Salat sunah di rumah akan membuat rumah bersinar.
فَضْلُ صَلَاةِ النَّافِلَةِ فِي الْبَيْتِ؛ فَإِنَّهَا تَعُودُ عَلَى أَهْلِهِ بِالْبَرَكَةِ، وَالتَّوْفِيقِ، وَالْهِدَايَةِ
2 – Keutamaan salat sunah di rumah; karena sesungguhnya (kebaikan dari) salat itu kembali kepada penghuninya dengan keberkahan, taufik, dan hidayah.
اسْتِحْبَابُ صَلَاةِ النَّافِلَةِ فِي الْبَيْتِ.
3 – Disunahkannya salat sunah di rumah. Wallahua’lam
Demikianlah penjelasan hadis rumah bersinar dengan salat sunah di dalamnya. Semoga Allah memberi kita taufik untuk bisa melazimi salat sunah di rumah sehingga Allah menjadikan rumah kita bersinar dengan kebaikan, keberkahan, taufik, dan hidayah. Aamiin
Karangasem, 28 Juni 2025
Irfan Nugroho (Semoga Allah mengampuni dosanya, menerima amal ibadahnya, dan mengabulkan doanya. Aamiin)
Post a Comment for "Rumah Bersinar dengan Salat Sunah di Dalamnya"