zmedia

Khutbah Idul Fitri 2025: Salat, Shalat, dan Sholat

Pembaca rahimakumullah, berikut adalah teks khutbah Idul Fitri tahun 2025 tentang salat. Mengapa? Karena masih banyak kaum muslimin yang meninggalkan, atau paling tidak meremehkan salat. Dan jika mereka salat, semoga hidayah untuk belajar Islam secara mendalam semakin terbuka. Semoga bermanfaat.

اَللَّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُ أَكْبَرُ، اللّهُ أَكْبَرُ، اللّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُ أَكْبَرُ،  وَلِلَّهِ الْحَمْدُ.

اَلْـحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَتَمَّ عَلَيْنَا نِعْمَتَهُ، وَوَفَّقَنَا لِإِكْمَالِ صِيَامِ شَهْرِ رَمَضَانَ، وَهَدَانَا لِمَا يُحِبُّهُ وَيَرْضَاهُ. نَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَنَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. اَللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُونَ! أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللَّهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Ma’asyiral muslimin, rahimakumullah... Kami sampaikan kabar gembira untuk siapa saja yang telah menunaikan ibadah puasa Ramadan selama satu bulan di bulan Ramadan, in sya Allah dosa-dosanya yang lampau diampuni oleh Allah subhanahu wa taala.

Nabi ﷺ bersabda:

 مَن صامَ رَمَضانَ إيمانًا واحْتِسابًا غُفِرَ له ما تَقَدَّمَ مِن ذَنْبِهِ

Siapa saja yang berpuasa penuh selama satu bulan di bulan Ramadan (atau jika tidak bisa puasa penuh satu bulan, itu karena memiliki uzur syar’i), dan dia melakukan puasa itu karena iman dan mengharap pahala dari Allah, dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni, (Sahih Bukhari: 2014).

Kami sampaikan pula kabar gembira untuk siapa saja yang berdiri melakukan salat wajib lima waktu setiap hari dan salat sunah tarawih dan witir selama bulan Ramadan, bahwa in sya Allah, dosa-dosanya yang lampau diampuni oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Rasulullah ﷺ bersabda:

 مَن قَامَ رَمَضَانَ إيمَانًا واحْتِسَابًا، غُفِرَ له ما تَقَدَّمَ مِن ذَنْبِهِ

Siapa saja yang berdiri untuk salat wajib dan salat tarawih-witir di bulan Ramadan, karena iman dan mengharap pahala dari Allah, dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni, (Sahih Bukhari: 2009).

Kami sampaikan pula kabar gembira untuk siapa saja yang puasa penuh di bulan Ramadan, dan yang membaca Quran di dalam salat wajib, salat tarawih, dan di luar salat, selama bulan Ramadan, in sya Allah, dia akan mendapat syafaat dari Allah di hari kiamat.

Nabi ﷺ bersabda:

 الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Puasa (wajib di bulan Ramadan atau puasa sunah) dan juga bacaan Quran (ketika salat wajib/salat sunah dan di luar salat) akan menjadi sebab seorang muslim mendapat syafaat Allah di hari kiamat, (Musnad Ahmad: 6626).

Ma’asyiral muslimin, rahimakumullah... Bulan Ramadan telah selesai, tetapi kebiasaan menunaikan salat tidak boleh selesai hingga kematian tiba. Oleh karena itu, tetap jalankan salat lima waktu sampai keyakinan atau kematian itu datang. Allah ta’ala berfirman:

وَٱعۡبُدۡ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأۡتِيَكَ ٱلۡيَقِينُ

Kemudian teruslah beribadah kepada Tuhanmu dan istikamahlah di atas ibadah itu selama engkau hidup sampai kematian menjemputmu sementara engkau senantiasa demikian, (QS Al-Hijr: 99).

Ma’asyiral muslimin, rahimakumullah... Jangan tinggalkan salat, karena orang yang salat saja, dia tetap berpotensi masuk neraka, apalagi yang tidak salat sama sekali. Allah ta’ala berfirman:

فَوَيۡلٞ لِّلۡمُصَلِّينَ

Ada satu lembah neraka bernama wail untuk orang-orang yang salat, (QS Al-Maun: 4). Mengapa orang yang salat masih berpotensi masuk neraka? Perhatikan ayat selanjutnya:

ٱلَّذِينَ هُمۡ عَن صَلَاتِهِمۡ سَاهُونَ ٱلَّذِينَ هُمۡ يُرَآءُونَ

Yaitu orang yang lalai dari salatnya, maksudnya orang-orang yang salat, tetapi hanya ingin dilihat oleh manusia (tidak ingin pahala dari Allah ketika salat, dan tidak takut siksa dari Allah jika tidak salat), (QS Al-Maun: 5-6).

Ma’asyiral muslimin, rahimakumullah... Jika orang yang salat saja masih berpotensi masuk neraka, lalu apakah lebih baik tidak salat saja? Tidak demikian. Jika orang yang salat masih berpotensi masuk neraka, orang yang tidak salat sama sekali akan masuk satu lembah neraka bernama Saqar. Allah ta’ala berfirman:

Allah mengisahkan obrolan penghuni surga dengan penghuni neraka:

 مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرَ

Apa yang menyebabkan kalian masuk lembah Saqar di dalam neraka?

 قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ

Penghuni jurang Saqar di neraka berkata, “Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan salat,” (QS Al-Mudatsir: 42-43).

Ma’asyiral muslimin, rahimakumullah... Jangan tinggalkan salat, karena meninggalkan salat adalah sebab rugi di dunia dan rugi di akhirat. Allah ta’ala berfirman:

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ عَن ذِكْرِ اللَّهِ ۚ وَمَن يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

Hai orang-orang beriman!  Jangan sampai kesibukan kalian mencari harta dan jangan sampai upaya kalian menuruti keinginan anak-anak membuat kalian meninggalkan salat. Karena orang yang seperti itu, merekalah orang-orang yang merugi di dunia dan rugi di akhirat (di dunia sengsara, di akhirat disiksa – nauzubillah), (QS Al-Munafiqun: 9).

Ma’asyiral muslimin, rahimakumullah... Jangan tinggalkan salat, dan usahakan agar istri dan anak-anak kita, serta orang-orang yang berada di bawah kita, seperti anak buah atau karyawan kita senantiasa menjaga salat wajib lima waktu setiap hari. Allah ta’ala berfirman:

 وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا ۖ لَا نَسْأَلُكَ رِزْقًا ۖ نَّحْنُ نَرْزُقُكَ ۗ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوَىٰ

Wahai pemimpin keluarga (atau pemimpin secara umum), perintahkan keluargamu (juga orang-orang yang berada di bawah kepemimpinanmu) untuk mendirikan salat lima waktu setiap hari, upayakan supaya mereka tidak meninggalkan salat lima waktu, dan ajari mereka tata cara dan adab-adab salat, serta bersabarlah dalam mendirikan salat lima waktu hingga kematian mendatangi kalian. Allah tidak meminta harta-harta kalian, justru Allah-lah yang memberi rezeki kepada kalian. Ingat, happy ending atau husnul khatimah itu hanya untuk orang yang nurut kepada perintah Allah, (QS Taha: 132).

أَقُوْلُ هَذَا القَوْلَ وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ المُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ فَاسْتَغْفِرُوْهُ يَغْفِرْ لَكُمْ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَحِيْمُ

KHUTBAH KEDUA

اَللَّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُ أَكْبَرُ، اللّهُ أَكْبَرُ، اللّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُ أَكْبَرُ،  وَلِلَّهِ الْحَمْدُ.

اَلْـحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَتَمَّ عَلَيْنَا نِعْمَتَهُ، وَوَفَّقَنَا لِإِكْمَالِ صِيَامِ شَهْرِ رَمَضَانَ، وَهَدَانَا لِمَا يُحِبُّهُ وَيَرْضَاهُ. نَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَنَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. اَللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُونَ! أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللَّهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ.

Ma’asyiral muslimin, rahimakumullah... Jangan tinggalkan salat berjamaah di masjid ketika sebenarnya Anda mampu untuk mendatanginya. Ketahuilah, orang yang tidak mendatangi shalat berjamaah, padahal dia mampu melakukannya, dia tidak akan bisa sujud di hadapan Allah pada hari kiamat, padahal itulah kunci menuju surga. Allah ta’ala berfirman:

 يَوْمَ يُكْشَفُ عَن سَاقٍ وَيُدْعَوْنَ إِلَى السُّجُودِ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ

Pada hari ketika betis disingkap,  yaitu ketika hari kiamat, dan ketika mereka dipanggil (disuruh Allah) untuk bersujud, kemudian mereka tidak mampu untuk bersujud, (QS Al-Qalam: 42).

 خَاشِعَةً أَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ۖ وَقَدْ كَانُوا يُدْعَوْنَ إِلَى السُّجُودِ وَهُمْ سَالِمُونَ

Pandangan mereka tertunduk malu karena mereka di saat itu begitu hina. Dulu ketika mereka di dunia, ketika mereka dalam kondisi sehat dan sejahtera, mereka disuruh untuk sujud (salat lima waktu secara berjamaah) tetapi tidak mau (padahal mereka mendengar hayya alas salah, hayya alal falah), (QS Al-Qalam: 43).

Oleh karena itu ma’asyiral muslimin, rahimakumullah... Bulan Ramadan memang telah usai, tetapi salat lima waktu, apalagi secara berjamaah, tidak boleh selesai kecuali sampai seseorang menjadi hilang kewarasan atau dicabut nyawanya.

اِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِىْ يَاَ يُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَةِ اَللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِالْيَهُودِ وَمَنْ وَالاهُمْ اَللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِالْيَهُودِ وَمَنْ وَالاهُمْ اَللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِالْيَهُودِ وَمَنْ وَالاهُمْ اللَّهُمَّ أَحْصِهِمْ عَدَداً، وَاقْتُلْهُمْ بَدَداً، وَلاَ تُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَداً اَللَّهُمَّ انْصُرِإِخْوَانَنَا الْمُسْلِمِيْنَ والْمُجَاهِدِيْنَ فِيْ فِلِسْطِيْنَ اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Demikian naskah khutbah idul fitri 2025 tentang salat, shalat, dan sholat. Semoga bermanfaat bagi para pembaca dan kami mendapat amal jariah darinya. Aamiin

Karangasem, 28 Maret 2025

Irfan Nugroho (Semoga Allah mengampuni dosa-dosanya, menerima amal ibadahnya, dan mengabulkan doa-doanya. Aamiin)

Post a Comment for "Khutbah Idul Fitri 2025: Salat, Shalat, dan Sholat"