zmedia

Tariqus Salihin: (11) Keutamaan Salat Asar

Pembaca rahimakumullah, pembahasan kitab Tariqus Salihin kali ini adalah tentang keutamaan salat asar. Tariqus Salihin adalah kitab yang disusun oleh Syaikh Wahid Abdussalam Bali hafizahullah. Semoga bermanfaat!

فَضْلُ صَلَاةِ العَصْرِ

KEUTAMAAN SALAT ASAR

Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Bashrah Al-Ghifari Radhiyallahu Anhu yang berkata:

صَلَّى بِنَا رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ العَصْرَ بِالمُخَمَّصِ، فَقَالَ:

Rasulullah ﷺ salat asar bersama kami di al-Mukhamash, lalu beliau bersabda:

إِنَّ هَذِهِ الصَّلَاةَ عُرِضَتْ عَلَى مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ فَضَيَّعُوهَا، فَمَنْ حَافَظَ عَلَيْهَا كَانَ لَهُ أَجْرُهُ مَرَّتَيْنِ، وَلَا صَلَاةَ بَعْدَهَا حَتَّى يَطْلُعَ الشَّاهِدُ، وَالشَّاهِدُ: النَّجْمُ

Sesungguhnya salat ini telah diperintahkan kepada umat sebelum kalian. Namun, mereka menyia-nyiakannya. Siapa saja yang menjaga salat ini, maka dia akan mendapatkan pahalanya dua kali lipat, dan tidak ada salat setelahnya hingga terbitnya syahid, dan syahid itu adalah bintang, (Sahih Muslim: 830).

PENJELASAN

1 – Sahabat periwayat hadis ini adalah Abu Bashrah Al-Ghifari Radhiyallahu Anhu, yang lebih dikenal dengan nama Abu Dzar Al-Ghifari, salah satu sahabat yang paling awal masuk Islam.

2 – Al-Mukhammash adalah nama jalan di Gunung ‘Air menuju Mekah.

3 – “Umat sebelum kalian” di dalam hadis ini maksudnya Yahudi dan Nasrani.

4 – “Namun, mereka menyia-nyiakannya” di dalam hadis ini maksudnya tidak menunaikan haknya, tidak menjaganya (tidak menghormatinya).

5 – “Pahalanya dua kali lipat” di dalam hadis ini maksudnya yang pertama karena dia menjaga salat tersebut (tidak seperti Yahudi dan Nasrani yang menyepelekannya), dan pahala yang kedua adalah seperti pahala salat yang lainnya.

6 – “Bintang” disebut dengan “Syahid” di dalam hadis ini karena munculnya bintang adalah tanda bahwa hari sudah memasuki malam.

Imam Ahmad meriwayatkan dengan sanad yang sahih dari Abdullah bin Amr Radhiyallahu Anhuma dari Nabi ﷺ yang bersabda:

مَنْ حَافَظَ عَلَيْهَا كَانَتْ لَهُ نُورًا، وَبُرْهَانًا، وَنَجَاةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ لَمْ يُحَافِظْ عَلَيْهَا لَمْ يَكُنْ لَهُ نُورٌ، وَلَا بُرْهَانٌ، وَلَا نَجَاةٌ، وَكَانَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَعَ قَارُونَ، وَفِرْعَوْنَ، وَهَامَانَ، وَأُبَيِّ بْنِ خَلَفٍ

Barang siapa yang menjaga salat, maka salat itu akan menjadi cahaya, bukti, dan keselamatan baginya pada hari kiamat. Dan barang siapa yang tidak menjaganya, maka dia tidak akan memiliki cahaya, bukti, atau keselamatan, dan pada hari kiamat, dia akan bersama Qarun, Fir'aun, Haman, dan Ubay bin Khalaf, (Musnad Ahmad: 6576. Sahih Ibnu Hiban: 1467).

PENJELASAN

1 – “Menjaga salat” maksudnya senantiasa menunaikannya dan tidak meninggalkannya.

2 – Haman adalah ajudannya Fir’aun

3 – Ubay bin Khalaf adalah seorang musyrik dan musuh Nabi ﷺ. Dia adalah orang yang dibunuh Nabi ﷺ secara langsung ketika perang Uhud.

PELAJARAN

فَضِيلَةُ صَلَاةِ العَصرِ، مَن حَافَظَ عَلَيهَا لَهُ أَجرَان

1 – Keutamaan salat Asar, siapa yang menjaga salat Asar akan mendapatkan dua pahala.

لَا تَجُوزُ الصَّلَاةُ بَعدَ العَصرِ إِلَى المَغرِبِ إِلَّا لِحَاجَةٍ

2 – Tidak diperbolehkan salat setelah Asar hingga Maghrib kecuali karena kebutuhan.

الحَدِيثُ الثَّانِي فِيهِ تَغْلِيظٌ شَدِيدٌ، وَتَهْدِيدٌ عَظِيمٌ لِمَن يَتَهَاوَنُ فِي المُحَافَظَةِ عَلَى الصَّلَاةِ: لِأَنَّ هَؤُلَاءِ المَذكُورِينَ هُم أَشَدُّ أَهلِ النَّارِ عَذَابًا

3 – Hadis kedua berisi ancaman keras dan peringatan besar bagi yang meremehkan menjaga salat: karena mereka yang disebutkan adalah orang yang paling berat siksaannya di neraka. Wallahua’lam

Karangasem, 16 Februari 2025

Irfan Nugroho (Semoga Allah memudahkan urusannya. Aamiin).

Post a Comment for "Tariqus Salihin: (11) Keutamaan Salat Asar"