zmedia

Dua Pahala dari Salat Asar

Pembaca rahimakumullah, orang yang salat asar, dia mendapat dua pahala daripada salat yang lainnya? Apa dalilnya? Mengapa demikian? Teruskan membaca!

MATAN HADIS

Pembaca rahimakumullah, Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Basrah Al-Gifari Radhiyallahu Anhu yang berkata:

صَلَّى بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعَصْرَ بِالْمُخَمَّصِ فَقَالَ إِنَّ هَذِهِ الصَّلَاةَ عُرِضَتْ عَلَى مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ فَضَيَّعُوهَا فَمَنْ حَافَظَ عَلَيْهَا كَانَ لَهُ أَجْرُهُ مَرَّتَيْنِ

Rasulullah ﷺ pernah salat Asar bersama kami di Al-Mukhannash, lalu beliau bersabda, 'Sesungguhnya salat ini (salat Asar) telah ditawarkan kepada umat sebelum kalian, namun mereka menyia-nyiakannya. Barangsiapa yang menjaganya, maka baginya dua pahala,’ (Sahih Muslim: 830).

PENJELASAN HADIS

Berikut adalah penjelasan tentang hadis dua pahala dari salat asar:

1 – Abu Basrah al-Gifari memiliki nama lengkap Humail bin Basrah bin Waqash. Beliau berasal dari Maru dan meninggal di Maru. Beliau meriwayatkan dua hadis kepada Imam Muslim.

2 – Perkataan Abu Basrah (Al-Mukhannash) maksudnya adalah nama sebuah jalan di Gunung 'Ayr menuju Mekkah.

3 – Sabda Nabi (عُرِضَتْ) atau yang artinya, “ditawarkan” (berasal dari kata عَرَضَ – يَعْرَضُ yang artinya menawarkan, mengajukan) maknanya adalah:

أَنَّ صَلَاةَ الْعَصْرِ فُرِضَتْ عَلَى مَنْ كَانَ قَبْلَهُمْ مِنَ الْأُمَمِ.

Bahwa salat Asar telah diwajibkan atas umat-umat sebelum mereka (Yahudi dan Nasrani).

4 – Sabda Nabi (فَضَيَّعُوهَا) atau yang artinya, “Mereka menyia-nyiakannya,” maksudnya:

فَلَمْ يَقُومُوا بِحَقِّهَا، فَلَمْ يُصَلُّوهَا فِي وَقْتِهَا، وَتَهَاوَنُوا فِيهَا وَتَرَكُوهَا.

Maka mereka tidak menunaikan haknya, sehingga mereka tidak mengerjakannya pada waktunya, lalu mereka meremehkannya dan meninggalkannya.

5 – Sabda Nabi (فَمَنْ حَافَظَ عَلَيْهَا كَانَ لَهُ أَجْرُهُ مَرَّتَيْنِ) atau yang artinya, “Barangsiapa yang menjaganya, maka baginya dua pahala,” maksudnya:

الْأَجْرُ الْأَوَّلُ لِأَنَّهُ حَافَظَ عَلَيْهَا خِلَافًا لِمَنْ ضَيَّعَهَا، وَالْأَجْرُ الثَّانِي أَجْرُ عَمَلِهِ كَسَائِرِ الصَّلَوَاتِ.

Pahala pertama karena ia menjaganya, berbeda dengan orang yang menyia-nyiakannya. Dan pahala kedua adalah pahala amalnya seperti salat-salat lainnya.

PELAJARAN DARI HADIS

Pembaca rahimakumullah, berikut adalah beberapa poin pelajaran yang bisa diambil dari hadis dua pahala dari salat asar:

مَنْ صَلَّى الْعَصْرَ فِيْ جَمَاعَةٍ كَانَ لَهُ الْأَجْرُ مَرَّتَيْنِ.

1 – Barangsiapa yang salat Asar secara berjamaah, maka dia akan mendapatkan dua pahala, (Syaikh Wahid Abdussalam Bali, di dalam Tariqus Salihin).

وَفِي الْحَدِيثِ: الْحَثُّ عَلَى الْمُحَافَظَةِ عَلَى الصَّلَاةِ.

2 – Dalam hadis ini, terdapat anjuran untuk menjaga salat, (Mausuatul Haditsiyah Dorar Saniyah: 34801).

وَفِيهِ: الْحَثُّ عَلَى أَدَاءِ الصَّلَوَاتِ فِي أَوْقَاتِهَا.

3 – Di dalamnya juga, terdapat anjuran untuk melaksanakan salat pada waktunya, (Idem).

وَفِيهِ: بَيَانُ فَضِيلَةِ هَذِهِ الْأُمَّةِ، حَيْثُ إِنَّهَا قَامَتْ بِالْمُحَافَظَةِ عَلَى صَلَاةٍ لَمْ يَقُمْ بِهَا مَنْ تَقَدَّمَهَا مِنَ الْأُمَمِ.

4 – Dan di dalamnya, terdapat penjelasan tentang keutamaan umat ini, di mana mereka telah menjaga salat yang tidak dijaga oleh umat-umat sebelum mereka, (Idem).

5 – Keutamaan menyelisihi Yahudi dan Nasrani.

Demikian penjelasan tentang hadis dua pahala dari salat asar, bahwa orang yang menjalankan salat asar secara berjamaah, dia akan mendapat pahala dua kali lipat karena dia telah melakukan salat pada umumnya, kemudian dia juga telah menyelisihi Yahudi dan Nasrani. Semoga Allah memudahkan kita untuk bisa senantiasa menjaga shalat ashar secara berjamaah. Aamiin

Karangasem, 22 Agustus 2025

Irfan Nugroho (Pengelola situs Mukminun.com dan channel Youtube Mukminun TV)

Post a Comment for "Dua Pahala dari Salat Asar"