zmedia

Amalan yang Bisa Mencuci Dosa dengan Bersih

Pembaca rahimakumullah, menunggu salat setelah salat bukan sekadar mengisi waktu luang, tetapi merupakan salah satu amalan besar yang mampu mencuci dosa-dosa seorang hamba hingga bersih. Hadis yang terdapat dalam Sahihul Jami No. 926 menjelaskan keutamaan luar biasa dari kesabaran seorang muslim yang terus menjaga hubungannya dengan Allah melalui salat. Amalan ini bukan hanya bentuk ibadah, tetapi juga menjadi jalan untuk mengangkat derajat di sisi-Nya. Dalam penjelasan hadis ini, kita akan menemukan bagaimana setiap detik yang digunakan untuk menunggu salat berikutnya bernilai pahala, serta pelajaran penting yang bisa menuntun kita menuju kehidupan yang lebih tenang, penuh keberkahan, dan jauh dari noda dosa.

MATAN HADIS

Diriwayatkan oleh Abu Ya'la dan disahihkan oleh Al-Albani dari Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

«إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ فِي الْمَكَارِهِ، وَإِعْمَالُ الْأَقْدَامِ إِلَى الْمَسَاجِدِ، وَانْتِظَارُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ يَغْسِلُ الْخَطَايَا غَسْلًا».

Menyempurnakan wudu dalam keadaan yang tidak disukai, menggerakkan langkah kaki menuju masjid, dan menunggu salat setelah salat, akan mencuci dosa dengan bersih, (Sahihul Jami: 926).

[ss_social_follow]

PENJELASAN HADIS

Sabda Nabi (إِعْمَالُ الْأَقْدَامِ) atau yang artinya (menggerakkan kaki) maksudnya adalah

نَقْلُهَا، وَعَبَّرَ عَنْهُ بِالْإِعْمَالِ إِشَارَةً إِلَى أَنَّهُ عَمَلٌ مُتَكَرِّرٌ بِنِيَّةٍ، وَاخْتِيَارٍ.

Melangkahkan kaki. Ungkapan "menggerakkan" (i'mal) menunjukkan bahwa itu adalah perbuatan yang berulang-ulang dengan niat dan kesadaran.

Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan disahihkan oleh Al-Albani dari Abu Sa'id Al-Khudri radhiyallahu anhu yang mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:

أَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى مَا يُكَفِّرُ اللَّهُ بِهِ الْخَطَايَا، وَيَزِيدُ بِهِ فِي الْحَسَنَاتِ

Maukah kalian aku tunjukkan sesuatu yang dengannya Allah menghapus dosa-dosa dan menambah kebaikan?

قَالُوا: بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ.

Mereka menjawab: "Tentu, wahai Rasulullah."

قَالَ: إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ عَلَى الْمَكَارِهِ، وَكَثْرَةُ الْخُطَا إِلَى الْمَسَاجِدِ، وَانْتِظَارُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ

Beliau bersabda: "Menyempurnakan wudu dalam keadaan yang tidak disukai, memperbanyak langkah menuju masjid, dan menunggu salat setelah salat," (Sunan Ibnu Majah: 427).

PELAJARAN DARI HADIS

Pelajaran yang dapat diambil dari kedua hadis ini di antaranya:

اِنْتِظَارُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ يَغْسِلُ الْخَطَايَا غَسْلًا

1 - Menunggu Salat Setelah Salat Mencuci Dosa-Dosa dengan Bersih

مِنْ أَسْبَابِ مَغْفِرَةِ الذُّنُوبِ، وَرَفْعَةِ الدَّرَجَاتِ إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ وَإِتْمَامُهُ، وَانْتِظَارُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ.

2 - Di antara sebab-sebab diampuninya dosa dan diangkatnya derajat adalah menyempurnakan wudu, dan menunggu salat setelah salat.

فَضِيلَةُ الصَّلَاةِ فِي الْمَسَاجِدِ الْبَعِيدَةِ.

3 - Keutamaan salat di masjid-masjid yang jauh. Wallahua'lam

Demikian penjelasan dan pelajaran dari hadis menunggu salat mencuci dosa dengan sangat bersih. Semoga bermanfaat!

Karangasem, 17 Agustus 2025 Irfan Nugroho (Pengelol situs mukminun.com dan channel YouTube Mukminun TV)

Post a Comment for "Amalan yang Bisa Mencuci Dosa dengan Bersih"