Pembaca rahimakumullah, Allah mengajarkan bahwa apabila sudah bertekad, hendaknya kita bertawakal kepada Allah:
فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ
Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya, (QS Ali Imran: 159).
Apa yang dimaksud dengan tawakal? Ibnu Juzay berkata:
ٱلتَّوَكُّلُ هُوَ ٱلِٱعْتِمَادُ عَلَى ٱللَّهِ فِي تَحْصِيلِ ٱلْمَنَافِعِ،
Tawakal adalah bersandar kepada Allah dalam meraih manfaat,
أَوْ حِفْظِهَا بَعْدَ حُصُولِهَا،
Atau dalam menjaga manfaat tersebut setelah ia diperoleh,
وَفِي دَفْعِ ٱلْمَضَرَّاتِ وَرَفْعِهَا بَعْدَ وُقُوعِهَا،
Dan dalam menolak mudarat serta mengangkatnya setelah terjadi,
وَهُوَ مِنْ أَعْلَى ٱلْمَقَامَاتِ لِوَجْهَيْنِ:
Dan tawakal adalah di antara derajat tertinggi karena dua alasan:
أَحَدُهُمَا قَوْلُهُ: (إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُتَوَكِّلِينَ)،
1 - Pertama, karena firman-Nya: Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal,
وَٱلْآخَرُ: ٱلضَّمَانُ ٱلَّذِي فِي قَوْلِهِ: (وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ).
2 - Dan yang kedua, adalah jaminan dalam firman-Nya: Barang siapa bertawakal kepada Allah, maka Allah akan mencukupinya, (At-Tashil li Ulum At-Tanzil: 1/164). Wallahua'lam bish shawwab
Faidah Quraniah | Mukminun.com
Sukoharjo, 6 Mei 2025 Irfan Nugroho (Staf Pengajar di PPTQ At-Taqwa dan RQ Irmas Bani Saimo Sukoharjo)
Post a Comment for "APABILA SUDAH BERTEKAD, BERTAWAKALLAH KEPADA ALLAH | QS ALI IMRAN 159"