zmedia

Khutbah Jumat tentang Zina dan Selingkuh

Pembaca rahimakumullah, berikut adalah teks khutbah jumat tentang zina, seruan untuk menghindarinya. Naskah ini kami adaptasi dari kitab Tuhfatul Abrar fi Khutbatil Qasar karya Syaikh Khalid Mahmud Al-Juhani hafizahullah. Semoga bermanfaat.

KHUTBAH 1

الحَمْدُ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ. أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ، قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ (سورة آل عمران: ١٠٢). أَمَّا بَعْدُ: Ma’asyiral muslimin, rahimakumullah...

اعْلَمُوا أَيُّهَا الإِخْوَةُ الْمُؤْمِنُونَ أَنَّ اللَّهَ يُعَذِّبُ الزَّانِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَذَابًا شَدِيدًا.

Ketahuilah wahai saudara-saudara yang beriman bahwa Allah akan mengazab pezina pada hari kiamat dengan azab yang sangat pedih.

وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ ۚ وَمَن يَفْعَلْ ذَٰلِكَ يَلْقَ أَثَامًا

Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (QS Al-Furqan: 68).

يُضَاعَفْ لَهُ الْعَذَابُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِ مُهَانًا

(yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, (QS Al-Furqan: 69).

إِلَّا مَن تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَالِحًا فَأُولَٰئِكَ يُبَدِّلُ اللَّهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا

kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang, (QS Al-Furqan: 70).

Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa  Rasulullah ﷺ bersabda:

ثَلَاثَةٌ لَا يُكَلِّمُهُمُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وَلَا يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ، وَلَا يُزَكِّيهِمْ، وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ: شَيْخٌ زَانٍ، وَمَلِكٌ كَذَّابٌ، وَعَائِلٌ مُسْتَكْبِرٌ.

Tiga orang yang tidak akan diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat: Orang tua yang berzinah; Raja yang berdusta, (Sahih Muslim: 107).

Ma’asyiral muslimin, rahimakumullah...

وَالزِّنَا مِنْ أَعْظَمِ مَا نَهَى عَنْهُ الرَّسُولُ ﷺ

Zina adalah salah satu dosa terbesar yang dilarang oleh Rasul ﷺ. Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda ketika ditanya tentang dosa yang paling besar:

أَنْ تَجْعَلَ لِلَّهِ نِدًّا وَهُوَ خَلَقَكَ

Kamu menjadikan sosok selain Allah sebagai sosok yang kamu berdoa kepadanya, padahal Allah yang menciptakanmu.

وَأَنْ تَقْتُلَ وَلَدَكَ تَخَافُ أَنْ يَطْعَمَ مَعَكَ

Kamu membunuh anakmu karena kamu khawatir anakmu nanti akan makan bersamamu.

أَنْ تُزَانِيَ حَلِيلَةَ جَارِكَ

Kamu berzina dengan istri tetanggamu, (Sahih Bukhari: 4477. Sahih Muslim: 86).

Ma’asyiral muslimin, rahimakumullah....

وَجَعَلَ اللَّهُ عُقُوبَةَ الزَّانِي الَّذِي لَمْ يَتَزَوَّجْ مِائَةَ جَلْدَةٍ فِي الدُّنْيَا

Allah menjadikan hukuman bagi pelaku zina yang belum menikah adalah seratus kali cambukan di dunia. Allah ta’ala berfirman:

الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِّنْهُمَا مِائَةَ جَلْدَةٍ ۖ وَلَا تَأْخُذْكُم بِهِمَا رَأْفَةٌ فِي دِينِ اللَّهِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَائِفَةٌ مِّنَ الْمُؤْمِنِينَ

Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman, (QS An Nur: 2).

أَمَّا عُقُوبَةُ الزَّانِي الْمُتَزَوِّجِ فَهِيَ الرَّجْمُ بِالْحِجَارَةِ حَتَّى الْمَوْتِ

Ada pun hukuman bagi pelaku zina yang sudah menikah adalah rajam dengan batu sampai mati. Imam At-Tirmizi meriwayatkan dari Jabir bin Abdullah Radhiyallahu Anhuma yang berkata:

أَنَّ رَجُلًا مِنْ أَسْلَمَ جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاعْتَرَفَ بِالزِّنَا فَأَعْرَضَ عَنْهُ

Seorang laki-laki muslim datang kepada  Nabi ﷺ, lalu mengaku bahwa dia telah melakukan zina. Maka, Rasulullah ﷺ pun berpaling darinya.

ثُمَّ اعْتَرَفَ فَأَعْرَضَ عَنْهُ حَتَّى شَهِدَ عَلَى نَفْسِهِ أَرْبَعَ شَهَادَاتٍ

Kemudian dia mengaku lagi, dan Rasul pun tetap berpaling darinya; sampai orang tersebut bersaksi dengan empat kali persaksian. Kemudian Nabi ﷺ bersabda:

أَبِكَ جُنُونٌ قَالَ لَا قَالَ أَحْصَنْتَ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَأَمَرَ بِهِ فَرُجِمَ بِالْمُصَلَّى

Apa kamu gila? Dia menjawab tidak. Kemudian Nabi ﷺ bertanya, “Apa kamu sudah menikah?” Dia menjawab iya. Maka Nabi ﷺ memerintahkan supaya orang tersebut dirajam di dekat tempat lapang yang biasa untuk salat ied.

Sahabat Jabir bin Abdullah Radhiyallahu Anhuma berkata:

فَلَمَّا أَذْلَقَتْهُ الْحِجَارَةُ فَرَّ فَأُدْرِكَ فَرُجِمَ حَتَّى مَاتَ

Ketika batu mengenainya dia melarikan diri, lalu ia ditangkap dan dirajam hingga meninggal, (Sunan At-Tirmizi: 1429. Al-Albani: Sahih).

أَقُولُ قَوْلِي هَذَا، وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لِي وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.

KHUTBAH 2

الحَمْدُ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ، قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا (الأحزاب: 70). أَمَّا بَعْدُ: Ma’asyiral muslimin, rahimakumullah...

فَلَقَدْ أَرْشَدَنَا نَبِيُّنَا وَحَبِيبُنَا رَسُولُ اللَّهِ ﷺ إِلَىٰ عِلَاجٍ لِلزِّنَا، وَهُوَ الزَّوَاجُ.

Sungguh, Nabi kita, kekasih kita Rasulullah ﷺ telah memberi petunjuk tentang cara mengobati zina, yaitu menikah. Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنْ اسْتَطَاعَ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

Wahai para pemuda, barang siapa di antara kalian yang mampu menikah, maka hendaklah dia menikah, karena menikah itu lebih dapat menundukkan pandangan dan lebih menjaga kehormatan. Namun barang siapa yang tidak mampu menikah, maka hendaklah dia berpuasa, karena puasa itu dapat menjadi pengekang (dari keinginan nafsu), (Sahih Bukhari: 5066. Sahih Muslim: 1400).

Ma’asyiral muslimin, rahimakumullah...

وَضَمِنَ النَّبِيُّ ﷺ الْجَنَّةَ لِمَنْ حَفِظَ فَرْجَهُ عَنِ الزِّنَا

Nabi ﷺ menjamin surga bagi siapa saja yang menjaga kemaluannya dari zina. Imam Ahmad meriwayatkan dengan sanad yang hasan dari Ubadah bin As-Shamit Radhiyallahu Anhu bahwa Nabi ﷺ bersabda:

اضْمَنُوا لِي سِتًّا مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَضْمَنْ لَكُمُ الْجَنَّةَ: (١) اصْدُقُوا إِذَا حَدَّثْتُمْ، (٢) وَأَوْفُوا إِذَا وَعَدْتُمْ (٣) وَأَدُّوا إِذَا اؤْتُمِنْتُمْ، (٤) وَاحْفَظُوا فُرُوجَكُمْ، (٥) وَغُضُّوا أَبْصَارَكُمْ، (٦) وَكُفُّوا أَيْدِيَكُمْ

Jaminlah untukku 6 perkara dari diri kalian, maka aku jamin untuk kalian surga: 1) jujur ketika berbicara, 2) menepati berjanji, 3) menunaikan amanat, 4) menjaga kemaluan dari zina, 5) menundukkan pandangan, dan 6) menahan tangan dari berbuat zalim, (Musnad Ahmad: 22757). Wallahua’lam

اِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِىْ يَاَ يُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَةِ اَللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِالْيَهُودِ وَمَنْ وَالاهُمْ اَللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِالْيَهُودِ وَمَنْ وَالاهُمْ اَللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِالْيَهُودِ وَمَنْ وَالاهُمْ اللَّهُمَّ أَحْصِهِمْ عَدَداً، وَاقْتُلْهُمْ بَدَداً، وَلاَ تُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَداً اَللَّهُمَّ انْصُرِإِخْوَانَنَا الْمُسْلِمِيْنَ والْمُجَاهِدِيْنَ فِيْ فِلِسْطِيْنَ اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Demikian khutbah jumat tentang zina. Semoga bermanfaat.

Karangasem, 21 Februari 2025

Irfan Nugroho (Semoga Allah memudahkan urusannya dan urusan kaum muslimin. Aamiin)

Post a Comment for "Khutbah Jumat tentang Zina dan Selingkuh"