Memo-ID. Isra*l menyerang rumah sakit Kamal Adwan di Beit Lahiya, Gaza utara, mengakibatkan beberapa kerusakan di infrastruktur tersebut.
Sumber medis melaporkan bahwa rumah sakit itu diserang secara intens dengan bom, peluru artileri, dan tembakan penembak jitu, yang merusak infrastruktur termasuk pembangkit listrik dan berbagai bagian.
Staf medis berlindung di lorong dan area aman rumah sakit untuk melindungi diri dari penembakan yang terus berlangsung.
Rumah sakit ini telah menjadi target serangan dalam beberapa minggu terakhir, menyebabkan kematian dan cedera pada petugas medis serta warga sipil di sekitar.
Serangan berulang mengganggu layanan medis, memperburuk situasi kemanusiaan di Gaza.
Sejak serangan Israel pada 7 Oktober 2023, lebih dari 153.000 warga Palestina tewas atau terluka, sebagian besar wanita dan anak-anak.
Lebih dari 11.000 orang hilang, dan seluruh lingkungan hancur.
Blokade dan pengeboman menyebabkan kekurangan makanan dan air yang meluas, memperburuk krisis kemanusiaan.
Komunitas internasional mengutuk serangan ini, dan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant. Wafa

Post a Comment for "Teroris Isra*l Bom Rumah Sakit Kamal Radwan"